Siswa Kelas XI FD 2 MAN 1 Bantul Laksanakan Praktikum Larutan Penyangga di Laboratorium Kimia

Bantul (MAN 1 Bantul) — Suasana aktif dan penuh antusias tampak di laboratorium kimia MAN 1 Bantul pada Selasa (28/4/2026). Siswa kelas XI FD 2 melaksanakan kegiatan praktikum dengan materi larutan penyangga (buffer) sebagai bagian dari pembelajaran kimia berbasis eksperimen.

Kegiatan praktikum ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa mengenai konsep larutan penyangga, yaitu larutan yang mampu mempertahankan pH meskipun ditambahkan sedikit asam atau basa. Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga secara langsung melakukan percobaan untuk mengamati bagaimana larutan penyangga bekerja dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan didampingi guru kimia, Siti Nuroniyah, S.Pd., M.Pd., siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Pada praktikum ini, siswa menggunakan berbagai bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti sampo, tetes mata, minuman bersoda seperti Sprite dan Coca-Cola, serta larutan campuran asam sitrat dan natrium sitrat sebagai contoh sistem larutan penyangga.

Melalui percobaan tersebut, siswa menguji perubahan pH dari masing-masing bahan sebelum dan sesudah penambahan sedikit asam atau basa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa beberapa bahan seperti tetes mata dan campuran asam sitrat–natrium sitrat memiliki kemampuan mempertahankan pH, sehingga berfungsi sebagai larutan penyangga, sementara minuman bersoda seperti Sprite dan Coca-Cola menunjukkan perubahan pH yang lebih signifikan.

Siswa tampak aktif berdiskusi, mencatat hasil pengamatan, serta menarik kesimpulan dari data yang diperoleh. Kegiatan ini juga melatih keterampilan ilmiah siswa, seperti ketelitian, kerja sama, dan kemampuan berpikir kritis.

Dalam keterangannya, Siti Nuroniyah menyampaikan bahwa praktikum ini sangat penting untuk mengaitkan konsep kimia dengan kehidupan nyata. “Dengan menggunakan bahan sehari-hari, siswa lebih mudah memahami bahwa konsep larutan penyangga tidak hanya ada di laboratorium, tetapi juga dekat dengan kehidupan mereka,” ujarnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. “Praktikum seperti ini sangat penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, bekerja sama, dan mengaitkan ilmu dengan kehidupan nyata. Inilah esensi pembelajaran yang bermakna,” tuturnya.

Salah satu siswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat menarik dan membantu memahami materi yang sebelumnya terasa sulit. “Kami jadi tahu ternyata tetes mata itu harus stabil pH-nya agar aman di mata, dan itu menggunakan prinsip larutan penyangga,” ungkapnya.

Kegiatan praktikum berlangsung dengan lancar dan tetap memperhatikan prosedur keselamatan kerja di laboratorium. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk belajar kimia secara mendalam dan mampu mengaplikasikan konsep yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan tag line MAN 1 Bantul cadas berkelas (cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi) yang terus diwujudkan melalui pembelajaran aktif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter siswa.(nia)