Bantul (MAN 1 Bantul)-Kegiatan penguatan karakter kembali digelar melalui program Jumat Literasi Ceria yang kali ini mengusung tema “Merawat Damai, Menjaga Negeri” yang dilaksanakan pada (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan peserta didik. Dengan suasana yang hangat dan penuh antusias, siswa diajak mengekspresikan gagasan serta perasaan mereka melalui karya puisi yang sarat makna.
Istimewanya, kegiatan ini dilakukan bersama Menteri Agama RI yang bertema “Merawat Damai Menjaga Negeri” yang memberikan inspirasi langsung kepada para siswa. Dalam kesempatan tersebut, menekankan pentingnya literasi sebagai sarana membangun karakter generasi muda yang cinta damai, toleran, dan memiliki kepedulian terhadap keutuhan bangsa. Pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan menjadi pemantik semangat bagi siswa untuk berkarya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara terarah dengan diawali pemaparan singkat mengenai teknik menulis puisi, melalui petunjuk yang diinformasikan Kepala Perpustakaan melalui grup WAG resmi madrasah untuk diteruskan kepada siswa melalui wali kelas masing-masing dilanjutkan dengan praktik menulis secara mandiri dengan ditemani guru yang mengajar di jam ke 2 di kelas masing-masing.. Para siswa diberi kebebasan untuk menuangkan ide-ide kreatif mereka sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Hasil karya kemudian dikirim ke link google form, menciptakan suasana apresiatif dan penuh penghargaan terhadap setiap karya yang dihasilkan.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai karakter seperti cinta damai, empati, tanggung jawab, dan rasa nasionalisme dapat ditanamkan secara kontekstual. Siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar memahami pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman. Proses kreatif dalam menulis puisi menjadi media efektif untuk menumbuhkan kesadaran akan peran mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan Jumat Literasi Ceria ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan keterampilan menulis, kegiatan ini juga memperkuat karakter siswa agar lebih peka terhadap isu-isu sosial dan kebangsaan. Dengan demikian, semangat “Merawat Damai, Menjaga Negeri” tidak hanya menjadi tema, tetapi juga menjadi nilai yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Lima puluh (50) Karya terbaik akan dikurasi oleh Tim Literasi dan dibukukan serta mendapat penghargaan. Hal ini mendorong siswa lebih semangat dalam menyelesaikan puisinya masing-masing.(Ipk)

