Perkuat Ikatan Emosional Antar Warga Madrasah, Rombongan Pimpinan MAN 1 Bantul Bertakziyah ke Madiun

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul pada Selasa pagi (19/5/2026). Warga madrasah menerima kabar duka atas berpulangnya Drs. H. Achmad Sunardi, ayahanda dari Guru Sosiologi MAN 1 Bantul, Mardiana Rahmawati, S.Sos. Almarhum mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Madiun, Jawa Timur.

Merespons kabar tersebut, Kepala MAN 1 Bantul bersama rombongan pimpinan madrasah segera bertolak menuju Madiun untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Kegiatan takziah yang dilakukan jajaran pimpinan madrasah ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi upaya mempererat ikatan emosional antarsesama warga madrasah. Kehadiran pimpinan dan rekan kerja di tengah suasana duka diharapkan mampu memberikan dukungan moral serta menguatkan keluarga yang sedang berduka.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kebersamaan dan rasa kekeluargaan merupakan nilai penting yang terus dijaga di lingkungan madrasah.

“Madrasah ini bukan sekadar tempat bekerja, melainkan sebuah keluarga besar. Ketika ada salah satu anggota keluarga yang sedang mengalami musibah, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk hadir dan memberikan dukungan. Kami berharap kehadiran kami di Madiun dapat sedikit meringankan beban duka yang dirasakan Ibu Mardiyana dan keluarga. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Mardiyana Rahmawati, S.Sos., selaku keluarga yang berduka, mengaku sangat terharu atas perhatian dan dukungan yang diberikan keluarga besar MAN 1 Bantul.

“Saya sangat terharu dan tidak menyangka Ibu Kepala Madrasah beserta rombongan pimpinan bersedia datang langsung ke Madiun. Kehadiran beliau dan rekan-rekan menjadi penguat yang luar biasa bagi saya dan keluarga di tengah suasana duka ini. Terima kasih atas doa, perhatian, dan dukungan dari keluarga besar MAN 1 Bantul,” ungkapnya dengan penuh haru.

Sementara itu, salah satu perwakilan staf tata usaha yang turut mendampingi rombongan, Darto, menyampaikan bahwa kegiatan takziah tersebut menjadi contoh nyata nilai solidaritas dan kepedulian di lingkungan madrasah.

“Kepedulian yang ditunjukkan pimpinan hari ini menjadi teladan bagi kami semua tentang arti kebersamaan dan rasa kekeluargaan. Hal seperti ini membuat kami merasa bahwa MAN 1 Bantul bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga rumah kedua yang penuh kepedulian,” tuturnya.

Perjalanan takziah berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul kembali meneguhkan komitmennya untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai empati, kepedulian sosial, dan kebersamaan di lingkungan madrasah. Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang terus disosialisasikan, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr).