Bantul — Dalam rangka mempersiapkan peserta didik menghadapi Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), MAN 1 Bantul menyelenggarakan kegiatan mujahadah bersama wali murid kelas X dan XI pada Ahad, 24 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut menjadi ikhtiar spiritual sekaligus bentuk sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi kesuksesan belajar siswa.
Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, komite, guru, wali murid, serta para siswa kelas X dan XI. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan sambutan dari Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Mafrudah menyampaikan bahwa mujahadah bukan sekadar kegiatan rutin keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat spiritualitas dan mental peserta didik menjelang ASAT. Ia berharap seluruh siswa dapat menghadapi ujian dengan penuh kesiapan, ketenangan, dan kejujuran.
“Kesuksesan anak-anak tidak hanya ditentukan oleh usaha akademik, tetapi juga doa dan dukungan dari orang tua. Karena itu, kebersamaan dalam mujahadah ini menjadi bagian penting dalam ikhtiar kita bersama,” tuturnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komite MAN 1 Bantul, Hj. Temu Panggih Raharjo. Ia mengajak seluruh wali murid untuk terus membersamai putra-putrinya dalam proses belajar serta memberikan dukungan moral dan spiritual di rumah.
Kegiatan mujahadah dipimpin langsung oleh KH. Armen Siregar, M.H. Selain memimpin doa bersama, beliau juga menyampaikan mauidhoh hasanah yang menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin dalam meraih keberhasilan. Dalam tausiyahnya, KH. Armen mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga adab, menghormati orang tua dan guru, serta memperkuat kedisiplinan belajar.
Suasana haru dan penuh kekhusyukan tampak menyelimuti kegiatan saat para wali murid dan siswa bersama-sama memanjatkan doa demi kelancaran dan keberkahan ASAT.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul berharap terbangun semangat kebersamaan antara madrasah, orang tua, dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, harmonis, dan berorientasi pada pembentukan karakter.(zam)

