Bantul — MAN 1 Bantul terus melakukan peningkatan penanganan dan pembinaan kedisiplinan peserta didik, salah satunya melalui pengondisian siswi yang sedang berhalangan (udzur) di ruang perpustakaan saat kegiatan ibadah berjamaah berlangsung.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan sistem penanganan agar siswi udzur dapat lebih terpantau, tertib, dan tetap menjalankan aktivitas yang positif selama kegiatan keagamaan berlangsung di madrasah. Sebelumnya, masih terdapat siswi yang berada di luar ruang pengawasan, sehingga madrasah melakukan evaluasi dan menghadirkan sistem pengondisian yang lebih terarah.
Dengan ditempatkan di ruang perpustakaan, para siswi diarahkan untuk membaca buku, belajar mandiri, mengerjakan tugas, maupun mengikuti kegiatan literasi lainnya. Selain menciptakan suasana yang lebih kondusif, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya disiplin dan tanggung jawab kepada peserta didik.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengondisian ini merupakan bagian dari pembinaan karakter dan peningkatan layanan kepada peserta didik.
“Kami ingin seluruh siswa tetap berada dalam lingkungan yang terpantau dan kondusif. Siswi yang sedang udzur tetap harus mendapatkan pendampingan serta ruang yang nyaman untuk melakukan kegiatan positif. Karena itu, perpustakaan menjadi tempat yang tepat untuk mendukung budaya disiplin sekaligus literasi,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa madrasah terus berupaya melakukan evaluasi dan perbaikan dalam berbagai aspek pembinaan siswa agar tercipta suasana belajar yang tertib, religius, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.
Guru pembimbing yang bertugas turut memberikan pendampingan dan arahan agar para siswi menjaga ketertiban serta memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Dengan sistem pengondisian yang lebih tertata, kegiatan ibadah berjamaah di lingkungan madrasah juga dapat berlangsung lebih khusyuk dan kondusif.
Melalui kebijakan tersebut, MAN 1 Bantul berharap tercipta lingkungan madrasah yang semakin disiplin, religius, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh. (zam)

