Bantul (MAN 1 Bantul) – Peserta didik MAN 1 Bantul mengikuti kegiatan Kemah Bakti yang dilaksanakan pada 6–8 Mei. Kegiatan kepramukaan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan fisik dan keterampilan lapangan, tetapi juga menekankan pembinaan spiritual sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik.
Selama kegiatan berlangsung, berbagai aktivitas keagamaan dilaksanakan secara terjadwal. Pada waktu dini hari, sebelum pelaksanaan salat Subuh, peserta didik dibimbing untuk melaksanakan salat sunnah Tahajud, Taubat, Hajat, dan Witir. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan beribadah serta meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap amalan-amalan sunnah yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, setelah salat Magrib berjamaah, peserta didik mengikuti kegiatan wirid, tadarus Al-Qur’an, dan pembacaan shalawat. Karena pelaksanaan kemah bertepatan dengan malam Jumat, peserta didik juga dibimbing untuk membaca Surah Yasin, tahlil, serta doa untuk para leluhur. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu mengisi waktu peserta didik dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat selama berada di bumi perkemahan.
Pembina kegiatan menyampaikan bahwa pembinaan rohani dalam kegiatan kepramukaan menjadi salah satu upaya untuk membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Dengan keseimbangan antara kegiatan jasmani dan rohani, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan karakter yang kuat serta terhindar dari perilaku yang kurang bermanfaat.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Kemah Bakti menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kemandirian dan tanggung jawab peserta didik.
“Kegiatan kepramukaan di MAN 1 Bantul tidak hanya bertujuan melatih keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter religius. Melalui pembiasaan ibadah selama kemah, kami berharap peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Menurutnya, pembiasaan ibadah dan penguatan spiritual dalam kegiatan kepramukaan merupakan wujud nyata dari nilai Agamis dan Berkarakter yang terus ditanamkan kepada seluruh peserta didik.
Melalui rangkaian kegiatan keagamaan yang sederhana namun bermakna tersebut, MAN 1 Bantul berharap para peserta didik tidak hanya melaksanakannya selama berada di bumi perkemahan, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai kebiasaan positif yang terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.(nrm)

