Manfaatkan Perpustakaan Darul Ilmi, Siswa FD 1 dan FD 2 MAN 1 Bantul Diskusikan Analisis Karya Tulis Ilmiah

Bantul (MAN 1 Bantul) – Perpustakaan Darul Ilmi MAN 1 Bantul kembali dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang mendukung penguatan literasi peserta didik. Pada Senin (18/5/2026), siswa kelas FD 1 dan FD 2 mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan kegiatan diskusi analisis karya tulis ilmiah di Perpustakaan Darul Ilmi MAN 1 Bantul.

Kegiatan diawali oleh siswa kelas FD 1 yang melaksanakan pembelajaran pada jam ke-7, ke-8, dan ke-9. Selanjutnya, siswa kelas FD 2 mengikuti kegiatan serupa pada jam ke-10, ke-11, dan ke-12. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menganalisis berbagai karya tulis ilmiah yang tersedia di perpustakaan.

Melalui kegiatan diskusi, siswa mengidentifikasi unsur-unsur penting dalam karya tulis ilmiah, mulai dari judul, latar belakang, rumusan masalah, metode penelitian, hingga simpulan. Selain itu, siswa juga dilatih untuk memberikan tanggapan kritis terhadap isi dan sistematika penulisan karya ilmiah yang mereka kaji.

Guru Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual kepada peserta didik.

“Perpustakaan menyediakan banyak referensi yang dapat dimanfaatkan siswa untuk belajar secara langsung. Melalui diskusi analisis karya tulis ilmiah, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat melihat penerapan kaidah penulisan ilmiah pada karya yang nyata,” ujarnya.

Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan interaktif. Siswa terlihat antusias membaca, berdiskusi, serta menyampaikan hasil analisis kelompok di hadapan teman-temannya. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran abad ke-21.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi pemanfaatan Perpustakaan Darul Ilmi sebagai pusat literasi dan sumber belajar. Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan budaya membaca di lingkungan madrasah.

Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi ini menjadi salah satu upaya MAN 1 Bantul untuk membangun budaya akademik yang kuat di kalangan peserta didik. Kegiatan tersebut selaras dengan semangat CADAS Berkelas yang mendorong siswa untuk terus mengembangkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan berprestasi dalam berbagai bidang. (Mry)