Tingkatkan Fokus dan Konsentrasi, Siswa MAN 1 Bantul Manfaatkan MBG dengan Optimal

BANTUL (MAN 1 Bantul — Pemandangan di ruang-ruang kelas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul pada Rabu siang (10/6/2026) tampak begitu menyenangkan. Di tengah ketatnya pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) yang telah memasuki hari keenam, para siswa terlihat antusias menyantap habis sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggugah selera.
Hubungan antara program MBG dan ASAT ini terletak pada peran krusialnya sebagai penyokong kesiapan fisik serta mental siswa. Dengan gizi yang terpenuhi, para siswa diharapkan dapat menghadapi ujian dengan performa yang optimal.
Bukan sekadar pengisi perut, program MBG terbukti membawa dampak positif langsung bagi para siswa yang sedang berjuang menyelesaikan soal-soal ujian. Ada beberapa manfaat utama yang dirasakan para siswa. Pertama, makanan bergizi dari program MBG menyediakan energi yang stabil bagi otak siswa, memastikan fungsi kognitif bekerja maksimal selama ujian. Kedua, berkat asupan gizi yang seimbang, siswa tidak mudah mengantuk atau lemas saat membaca dan menganalisis soal-soal asesmen yang membutuhkan penalaran mendalam. Ketiga, Kondisi perut yang terisi makanan sehat membantu menstabilkan emosi siswa, sehingga mampu menurunkan tingkat stres dan kecemasan di ruang ujian.
Kehadiran program MBG di tengah pelaksanaan ASAT ini mendapat sambutan hangat dari seluruh warga madrasah. Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut baik program MBG di madrasah.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis ini. Di tengah pelaksanaan ASAT yang menguras energi, MBG hadir sebagai solusi tepat untuk memastikan ketahanan fisik dan mental anak-anak. Ketika kebutuhan fisik mereka terpenuhi dengan baik, fokus mereka akan meningkat, dan kami optimis hasil akademik yang dicapai pun akan jauh lebih optimal.” ujar Mafrudah.

Guru Pengawas Ujian, Mesya Putri Pradipta, S.Pd., memberikan tanggapan yang menyenangkan.
“Perbedaannya cukup terasa di ruang kelas. Biasanya di hari-hari terakhir ujian seperti hari keenam ini, siswa cenderung lemas atau kurang fokus karena kelelahan. Namun, dengan adanya MBG, mereka terlihat jauh lebih segar, tenang, dan siap menghadapi soal-soal analisis. Perut yang sehat membuat emosi mereka lebih stabil selama ujian.” ungkap Mesya.
Siswa Kelas XI FD 3, Muhammad Nabil Hariri, juga ikut menyatakan kegembiraannya dengan program MBG tersebut.
“Sajian MBG-nya enak banget dan langsung bikin segar lagi setelah pusing mikir soal ASAT dari pagi. Biasanya kalau ujian bawaannya stres dan lapar, tapi karena ada makan siang bergizi ini, rasa cemasnya berkurang. Belajar buat sesi ujian berikutnya juga jadi lebih konsentrasi karena perut sudah terisi makanan sehat.” jelas Nabil.
Dengan pemanfaatan program MBG yang optimal, MAN 1 Bantul berhasil menciptakan atmosfer ujian yang tidak hanya menuntut prestasi, tetapi juga tetap menjaga kesehatan dan kesejahteraan para siswanya. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).