Dukung Validasi Data Akurat, Guru MAN 1 Bantul Isi Instrumen Wawancara Implementasi Aplikasi LAYAK

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana ruang guru MAN 1 Bantul pada Kamis (11/6/2026) tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah guru terlihat fokus dan sibuk di hadapan laptop atau handphone masing-masing. Mereka tengah cermat mengikuti instruksi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) D.I. Yogyakarta untuk mengisi instrumen wawancara implementasi Aplikasi LAYAK.
Pengisian instrumen ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk mempercepat, mengukur, serta memverifikasi kesesuaian usulan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bagi para pendidik di lingkungan Kemenag DIY, sistem digital ini dihadirkan untuk memastikan seluruh hak administratif profesi dapat diproses secara transparan, akurat, dan tepat waktu tanpa kendala birokrasi yang berbelit-belit.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan kesigapan para guru dalam menyukseskan program ini. Menurutnya, akurasi data adalah kunci utama dalam kelancaran berkas kepegawaian.
“Kami sangat mendukung penuh implementasi Aplikasi LAYAK ini. Validasi data yang akurat adalah fondasi penting dalam reformasi birokrasi. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengusulan kenaikan pangkat guru menjadi lebih terukur dan objektif. Ini adalah bentuk nyata komitmen madrasah dalam mendukung transparansi tata kelola administrasi Kemenag DIY,” ujar Mafrudah.
Di sisi lain, Guru MAN 1 Bantul, Nur Khasanah, S.Pd., yang ikut serta dalam pengisian instrumen tersebut mengungkapkan bahwa adopsi teknologi seperti Aplikasi LAYAK ini sangat membantu memotong jalur birokrasi yang selama ini dinilai panjang.
“Awalnya kami harus memastikan petunjuk teknisnya dengan teliti, namun setelah dijalani, instrumen wawancara lewat aplikasi ini sangat sistematis. Kami merasa lebih tenang karena proses verifikasi menjadi lebih transparan. Hak-hak administratif kami sebagai guru PNS kini bisa dipantau dengan jelas dan diharapkan dapat cair tepat waktu tanpa hambatan yang berarti,” ungkapnya.
Dengan pengisian instrumen yang berjalan tertib dan lancar ini, MAN 1 Bantul membuktikan kesiapannya dalam menyelaraskan diri dengan transformasi digital Kementerian Agama demi mewujudkan pelayanan administrasi kepegawaian yang unggul dan akuntabel. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)