BANTUL (MAN 1 Bantul) – Tim 1 Pengembang Madrasah MAN 1 Bantul menggelar kegiatan perumusan draft Program Kerja Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula MAN 1 Bantul pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.30 WIB ini dipimpin oleh koordinator tim, Bin Umaryati, S.Pd., didampingi anggota tim yang terdiri dari Tri Darmanto, M.Sc., Arfi Nurdiyantoro, S.Pd., Dwi Astuti, S.Pd., dan Tatik Sutrismiyati, S.Pd. Perumusan draft ini didasarkan pada kebutuhan pengembangan madrasah yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Draft proker yang dirumuskan mencakup lima standar utama pengembangan madrasah. Pertama, Standar Isi meliputi review kurikulum dan penyusunan KOM, uji publik kurikulum, pembagian tugas mengajar, penyusunan kalender pendidikan, dan jadwal mengajar. Kedua, Standar Proses memuat penyusunan perangkat administrasi pembelajaran, pelaksanaan kokurikuler, pendalaman keterampilan multimedia, pendampingan studi lanjut, praktik industri (PI) bagi siswa kelas XI program keterampilan, outing class untuk kelas X, serta pendukung KBM seperti psikotes dan AMT.
Ketiga, Standar Kompetensi Lulusan mencakup pembekalan materi ANBK, UTBK, dan TKA, budaya literasi, bimbingan lomba akademik, workshop entrepreneur, serta kunjungan PTN/PTS. Keempat, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan meliputi workshop/bimtek/diklat/IHT pengembangan kompetensi guru, serta pembinaan mental dan spiritual. Kelima, Standar Penilaian Pendidikan mencakup pengembangan perangkat penilaian, asesmen awal, penilaian harian/sumatif, asesmen tengah semester, asesmen akhir semester, asesmen akhir tahun, sosialisasi dan ujian madrasah, Asesmen Nasional (ANBK), ujian kompetensi akhir jenjang program keterampilan, supervisi, serta pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras Tim Pengembang Madrasah. “Draft proker ini menjadi peta jalan bagi pengembangan madrasah kita ke depan. Saya berharap seluruh program dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, baik di bidang akademik, keterampilan, maupun karakter siswa,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan program-program pengembangan madrasah tersebut.
Koordinator Tim Pengembang Madrasah, Bin Umaryati, S.Pd., menjelaskan bahwa perumusan draft ini melibatkan analisis mendalam terhadap kebutuhan siswa, tuntutan zaman, serta visi misi madrasah. “Kami menyusun proker ini sebagai upaya pengembangan madrasah yang berkelanjutan. Program seperti outing class, praktik industri, dan workshop entrepreneur dirancang untuk membekali siswa dengan pengalaman nyata sebelum mereka terjun ke masyarakat. Selain itu, penguatan standar pendidik dan tenaga kependidikan juga menjadi perhatian utama kami,” jelasnya. Draft proker ini selanjutnya akan dipresentasikan dan disosialisasikan kepada tim pengembang yang lain. Setelah mendapatkan tanggapan dari anggota tim pengembang madrasah dan dilakukan penyempurnaan maka disosialisasikan kepada seluruh guru dan pegawai MAN 1 Bantul untuk mendapatkan masukan sebelum ditetapkan menjadi dokumen resmi pengembangan madrasah. (arf)

