Bantul – Suasana religius dan penuh semangat tampak mewarnai pelaksanaan ujian di MAN 1 Bantul. Sebelum memasuki ruang ujian, para peserta didik secara rutin melaksanakan Salat Dhuha berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Mutiara Pagi sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi ujian.
Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari selama masa ujian ini bertujuan untuk menumbuhkan ketenangan batin, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan peserta didik agar lebih siap secara mental dan spiritual. Setelah Salat Dhuha, peserta didik mendapatkan tausiyah dan motivasi melalui program Mutiara Pagi yang disampaikan oleh Bapak Junardi, M.S.I.
Dalam penyampaiannya, Junardi mengingatkan para siswa untuk senantiasa mengutamakan kejujuran, disiplin, dan tawakal dalam mengikuti ujian. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kesungguhan usaha yang disertai doa dan akhlak yang baik.
“Ujian bukan hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga melatih karakter. Kerjakan soal dengan jujur, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan iringi setiap usaha dengan doa kepada Allah SWT. Insyaallah hasil terbaik akan mengikuti ikhtiar yang sungguh-sungguh,” pesannya di hadapan peserta didik.
Program Salat Dhuha dan Mutiara Pagi merupakan bagian dari pembiasaan religius yang terus dikembangkan di MAN 1 Bantul. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap peserta didik tidak hanya meraih prestasi akademik yang optimal, tetapi juga memiliki ketangguhan spiritual dan karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, peserta didik memasuki ruang ujian dengan lebih tenang, percaya diri, dan siap mengerjakan soal. Pembiasaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 1 Bantul dalam mengintegrasikan penguatan akademik dan spiritual dalam proses pendidikan.
Dengan diawali Salat Dhuha dan Mutiara Pagi, pelaksanaan ujian di MAN 1 Bantul tidak hanya menjadi ajang evaluasi pembelajaran, tetapi juga sarana membangun karakter peserta didik yang berilmu, berakhlak, dan dekat dengan nilai-nilai keagamaan.(zm)

