BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana hangat dan penuh berkah menyelimuti kediaman Sururin Khoiroh, S.Pd., Guru Prakarya MAN 1 Bantul, pada Rabu siang (17/6/2026). Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN 1 Bantul tampak kompak berbondong-bondong datang berkunjung untuk menyambut kepulangannya yang baru saja tiba di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Tradisi mengunjungi jamaah haji yang baru pulang ini dinilai memiliki esensi spiritual yang mendalam bagi keluarga besar madrasah. Selain sebagai wujud syukur atas keselamatan selama menjalankan rukun Islam kelima, momen ini juga dimanfaatkan untuk memohon doa. Berdasarkan keyakinan dan tradisi Islam, doa dari jamaah haji yang baru kembali dinilai sangat mustajab, setidaknya hingga 40 hari setelah kepulangan mereka.
Selain memohon doa kelancaran hajat, rombongan GTK yang hadir juga meminta agar didoakan ampunan dosa kepada Allah SWT. Mengingat jamaah haji yang mabrur kembali dalam keadaan suci, doa permohonan ampunan dari mereka diharapkan menjadi wasilah (perantara) untuk mendapatkan syafaat dan keberkahan yang berlimpah bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan silaturahmi ini mendapat apresiasi besar dari berbagai pihak yang hadir, yang menyampaikan kesan mendalam atas momen penuh berkah ini.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengungkapkan kegembiraannya atas kembalinya Sururin beserta suaminya dalam keadaan sehat.
“Kami bersyukur seluruh prosesi ibadah haji Ibu Sururin Khoiroh, S.Pd. berjalan dengan lancar dan beliau kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat. Kehadiran seluruh GTK siang ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan momentum penting untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan memperkokoh kerukunan di lingkungan MAN 1 Bantul. Semoga keberkahan ibadah haji mabrur beliau menular kepada kita semua dan membawa kebaikan bagi madrasah.” ujar Mafrudah.
Guru yang Bersangkutan, Sururin Khoiroh, S.Pd., sangat berterimakasih atas kunjungan GTK MAN 1 Bantul.
“Saya merasa sangat terharu dan berterima kasih atas kehadiran, perhatian, serta kekompakan seluruh rekan-rekan GTK MAN 1 Bantul yang sudi meluangkan waktu datang ke rumah. Tidak ada hadiah yang lebih indah selain doa bersama ini. Saya memohon kepada Allah SWT agar seluruh hajat baik rekan-rekan dikabulkan, dosa-dosa kita diampuni, dan semoga bapak/ibu sekalian segera diberikan jalan serta kesempatan oleh Allah untuk menyusul ke Baitullah.” kata Sururin.
Guru senior MAN 1 Bantul, Eni Sofia, S.Pd., juga merasakan kebahaiaan yang sama bisa bersilaturahim menyambut pulang teman sejawatnya pulang dari ibadah haji.
“Momen ini sudah sangat kami tunggu-tunggu. Kami sengaja datang bersama-sama untuk menyerap energi positif dan keberkahan dari tanah suci. Kami meyakini doa beliau saat ini sangat mustajab, sehingga kami tulus meminta didoakan agar keluarga besar madrasah selalu diberikan kesehatan, kelancaran dalam mendidik, serta keberkahan hidup.” pungkas Sofia.
Melalui silaturahmi ini, hubungan kekeluargaan antar-GTK di MAN 1 Bantul diharapkan semakin solid. Kegiatan ditutup dengan musafahah (bersalam-salaman) dan menikmati hidangan khas tanah suci serta doa bersama yang dipimpin oleh suami Sururin dengan penuh khidmat. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).

