Praktik Industri Siswa MAN 1 Bantul Program Tata Busana di Nunik Modeste

Bantul (MAN 1 Bantul) – Program Praktik Industri (PI) siswa MAN 1 Bantul Program Keterampilan Tata Busana terus berjalan dengan baik. Salah satu lokasi praktik industri yang menjadi mitra adalah Nunik Modeste, tempat dua siswi MAN 1 Bantul, yaitu Novi Rosita dan Siti Solehah Hasmoko, melaksanakan praktik industri selama kurang lebih tiga bulan.

Selama pelaksanaan praktik industri, kedua siswi mendapatkan bimbingan langsung dari Candra Ade Pertiwi, S.Kom. selaku pembimbing di Nunik Modeste. Berbagai pengalaman dan keterampilan kerja diperoleh siswa, mulai dari proses produksi busana, pelayanan pelanggan, hingga manajemen usaha busana yang diterapkan di dunia kerja sesungguhnya.

Sebagai Koordinator Program Tata Busana MAN 1 Bantul, Sururin Khoiroh, S.Pd. melakukan pemantauan secara langsung terhadap pelaksanaan praktik industri yang telah berlangsung hampir tiga bulan. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kompetensi siswa sekaligus mempererat kerja sama antara madrasah dengan dunia usaha dan dunia industri.

Dalam kesempatan tersebut, Sururin Khoiroh menyampaikan apresiasi kepada pihak Nunik Modeste yang telah memberikan kesempatan dan bimbingan kepada siswa selama menjalani praktik industri. Beliau berharap pengalaman yang diperoleh siswa dapat menjadi bekal berharga untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan di bidang tata busana.

Pemilik Nunik Modeste, Nunik, mengaku merasa senang dengan kehadiran siswa praktik industri dari MAN 1 Bantul. Menurutnya, Novi Rosita dan Siti Solehah Hasmoko menunjukkan semangat belajar yang tinggi, disiplin, serta antusias dalam mengikuti berbagai kegiatan di tempat kerja.

“Kami sangat senang menerima siswa praktik industri dari MAN 1 Bantul. Mereka memiliki semangat belajar yang baik dan berusaha memahami proses kerja yang ada di Nunik Modeste,” ungkap Nunik.

Sementara itu, Novi Rosita dan Siti Solehah Hasmoko juga menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan karena mendapatkan kesempatan belajar langsung di dunia kerja. Mereka mengaku memperoleh banyak pengalaman dan ilmu yang tidak hanya berkaitan dengan keterampilan menjahit, tetapi juga etos kerja, kedisiplinan, komunikasi, serta tanggung jawab dalam bekerja.

“Selama praktik industri kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat. Kami jadi lebih memahami bagaimana suasana dan tuntutan dunia kerja yang sebenarnya,” ujar keduanya.

Rencananya, kegiatan Praktik Industri siswa Program Tata Busana MAN 1 Bantul akan berakhir dan dilakukan penarikan siswa pada 4 Juli 2026. Diharapkan seluruh pengalaman yang diperoleh selama praktik industri dapat meningkatkan kompetensi dan kesiapan siswa untuk menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha di bidang tata busana di masa mendatang. (R2N)