BANTUL (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul sukses menggelar Sidang Pleno Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang berlangsung di aula madrasah pada Selasa (30/6/2026). Mengusung tema “Menguatkan Sinergi dan Budaya Mutu untuk Mewujudkan MAN 1 Bantul Yang Unggul, Berprestasi, dan Mendunia”, agenda tahunan ini difokuskan untuk mengikis “ego sektor” antarbidang demi mewujudkan visi madrasah yang unggul dan terintegrasi.
Sidang pleno ini bertujuan menyatukan seluruh rencana strategis dari berbagai departemen, mulai dari bidang Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana (Sarpras), hingga Hubungan Masyarakat (Humas). Langkah ini diambil agar seluruh program kerja ke depan dapat berjalan seiring, saling mendukung, dan terhindar dari tumpang tindih (overlapping) pelaksanaan.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak yang menekankan pentingnya satu visi dalam memajukan madrasah.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kebersamaan di antara pimpinan dan tim manajemen mutlak diperlukan.
“Ego sektor adalah sekat yang harus kita runtuhkan bersama. Madrasah ini adalah satu kesatuan tubuh. Melalui sidang pleno ini, kita meleburkan ego masing-masing bidang demi kepentingan bersama, yaitu pelayanan terbaik untuk siswa dan kemajuan MAN 1 Bantul. Tidak ada bidang yang lebih penting dari bidang lainnya; semua saling melengkapi.” Ujar Mafrudah.
Senada dengan Kepala madrasah, Wakabid Kurikulum MAN 1 Bantul, Bin maryati, S.Pd. berharap agar tidak terjadi tabrakan antar program bidang, maka perlu adanya komunikasi yang aktif.
“Dari sisi kurikulum, sinkronisasi ini sangat krusial. Seringkali program akademik bertabrakan dengan agenda kesiswaan atau humas karena kurangnya koordinasi di awal. Dengan adanya sidang pleno ini, kami bisa menyusun kalender akademik yang lebih ramah bagi semua lini, sehingga target capaian pembelajaran dan pengembangan karakter siswa dapat berjalan beriringan tanpa mengorbankan satu sama lain.” ujar Umaryati.
Salah satu guru peserta rapat, Achmad Nuruddin, S.Ag. ikut merasa senang dengan adanya keterbukaan di siding leno ini.
“Sebagai guru, kami sangat mengapresiasi keterbukaan dalam sidang pleno ini. Kami menjadi tahu arah kebijakan madrasah secara utuh, bukan sepotong-sepotong per bidang. Pembahasan yang transparan seperti ini membuat kami di lapangan lebih mudah mengeksekusi program karena koordinasi antar-waka sudah klir di atas.” kata Nuruddin.
Dengan selesainya Sidang Pleno Rapat Kerja ini, MAN 1 Bantul siap melangkah memasuki tahun ajaran baru dengan program-program yang lebih terukur, efektif, dan efisien. Seluruh sivitas akademika berkomitmen untuk menjaga ritme kerja sama ini demi mencetak generasi islami yang cerdas, kompetitif, dan berakhlak mulia. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)

