BANTUL (MAN 1 Bantul) – Kesungguhan dalam belajar dan semangat untuk terus mengembangkan kompetensi menjadi modal penting bagi peserta didik MAN 1 Bantul yang sedang menjalani Praktik Kerja Industri (Prakerin). Hal tersebut tampak saat guru pembimbing Candra Ade Pertiwi melaksanakan monitoring di Modiste Nunik pada Senin (29/6/2026).
Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan peserta didik selama menjalani praktik di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Pada kesempatan tersebut, Candra bertemu dengan dua siswa kelas FD 7, Novi Rosita dan Siti Shaliha Hasmoko, yang terlihat aktif mengikuti setiap proses pembelajaran di tempat praktik.
Selama melaksanakan Prakerin, keduanya menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemauan belajar yang tinggi. Mereka tidak hanya mengerjakan tugas yang diberikan, tetapi juga memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperdalam keterampilan menjahit dan memahami standar kerja yang diterapkan di dunia industri.
Berkat ketekunan tersebut, Novi Rosita dan Siti Shaliha Hasmoko berhasil menyelesaikan tugas membuat satu setel busana berbahan Maxmara yang dipercantik dengan aksen payet. Dengan penuh rasa bangga, keduanya memperlihatkan hasil karya tersebut kepada guru pembimbing sebagai bukti perkembangan kompetensi yang telah mereka capai selama menjalani Prakerin.
Owner Modiste Nunik, Nunik, mengaku senang dengan sikap yang ditunjukkan kedua peserta didik selama berada di tempat praktik. Menurutnya, keberhasilan seorang peserta didik tidak hanya ditentukan oleh keterampilan, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar.
“Novi dan Siti menunjukkan sikap yang baik selama Prakerin. Mereka rajin, sopan, mudah diarahkan, dan tidak pernah ragu bertanya ketika menemui kesulitan. Mereka juga telaten dalam mengerjakan setiap tahapan pekerjaan sehingga hasilnya semakin hari semakin baik,” ungkap Nunik.
Guru pembimbing Prakerin, Candra Ade Pertiwi, menyampaikan bahwa perkembangan peserta didik tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan, tetapi juga dari proses belajar dan sikap kerja yang mereka tunjukkan setiap hari.
“Saya bangga melihat semangat Novi dan Siti. Mereka hadir dengan niat belajar, mampu bekerja sama dengan pembimbing di tempat praktik, serta berusaha menyelesaikan setiap tugas dengan sebaik-baiknya. Sikap disiplin dan kemauan untuk terus berkembang seperti inilah yang menjadi tujuan utama pelaksanaan Prakerin,” tutur Candra.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah menunjukkan dedikasi selama mengikuti Prakerin. Ia berharap pengalaman di dunia industri mampu membentuk lulusan yang memiliki kompetensi sekaligus karakter yang kuat.
“Prakerin bukan hanya tentang menguasai keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan budaya CADAS BERKELAS, yaitu Cerdas, Adaptif, Demokratis, Agamis, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi, yang terus menjadi pedoman bagi seluruh warga MAN 1 Bantul,” ujar Mafrudah.
Melalui kegiatan monitoring ini, MAN 1 Bantul memastikan bahwa peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna selama Prakerin. Kesungguhan yang ditunjukkan Novi Rosita dan Siti Shaliha Hasmoko menjadi bukti bahwa pembelajaran di dunia industri mampu membentuk pribadi yang terampil, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (ad)

