Menuju Pengelola Pendidikan Profesional, Khusnul Meutia Zahra Lolos UMPTKIN UIN Sunan Kalijaga

BANTUL (MAN 1 BANTUL) – Prestasi membanggakan kembali diraih alumni MAN 1 Bantul. Khusnul Meutia Zahra berhasil lolos Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) dan diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam. Hasil seleksi diumumkan pada Selasa (30/6/2026).

Keberhasilan Khusnul menjadi langkah awal untuk mendalami ilmu manajemen pendidikan sebagai bekal dalam meningkatkan kualitas tata kelola lembaga pendidikan Islam. Di era yang menuntut lembaga pendidikan semakin adaptif, profesional, dan inovatif, kehadiran sumber daya manusia yang memahami manajemen pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan layanan pendidikan yang bermutu.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih Khusnul. Menurutnya, dunia pendidikan memerlukan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan mengelola lembaga pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Selamat kepada Khusnul Meutia Zahra atas keberhasilannya diterima di UIN Sunan Kalijaga melalui jalur UMPTKIN. Semoga kesempatan ini menjadi awal untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ungkapnya.

Khusnul mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Ia berharap dapat memperluas wawasan mengenai pengelolaan lembaga pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, administrasi, dan manajemen yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat diterima di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga. Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin agar nantinya dapat ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan. Terima kasih kepada kedua orang tua, bapak dan ibu guru, serta semua pihak yang selalu memberikan doa, dukungan, dan motivasi kepada saya,” tutur Khusnul.

Keberhasilan Khusnul menunjukkan bahwa memajukan pendidikan tidak hanya dilakukan melalui profesi guru, tetapi juga melalui pengelolaan lembaga pendidikan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan. Dengan tata kelola yang baik, proses pendidikan akan semakin mampu menghasilkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Prestasi ini semakin memperkuat komitmen MAN 1 Bantul CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi) dalam mengantarkan peserta didik melanjutkan pendidikan sesuai minat, bakat, dan cita-citanya. Semoga keberhasilan Khusnul Meutia Zahra menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia. (ad)