Kepala MAN 1 Bantul Ikuti Pembinaan PSMP Juli 2026, Siapkan Tindak Lanjut Penguatan Kinerja Madrasah

BANTUL – MAN 1 Bantul – Kepala MAN 1 Bantul mengikuti kegiatan Pembinaan Senin Minggu Pertama (PSMP) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul sebagai sarana penyampaian kebijakan dan penguatan kinerja satuan kerja.

Dalam pembinaan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad, S.Pd.I., M.S.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah kini berubah menjadi Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). Jika sebelumnya berlangsung selama tiga hari, mulai tahun ini kegiatan dilaksanakan selama lima hari dengan menekankan prinsip madrasah yang ramah anak, bebas perundungan (bullying), serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. Selain itu, Ahmad Musyadad juga menyampaikan bahwa pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Semester I menggunakan data hasil generate per 4 Juli 2026, serta seluruh madrasah diminta mengoptimalkan pengisian aplikasi BOS dan e-RKAM hingga mencapai 100 persen.

Selanjutnya, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Aminuddin, S.Ag., M.Si., menegaskan pentingnya pembaruan data pada aplikasi SIMPEG 5 secara mandiri sebagai dasar penggajian ASN dengan prinsip “Dataku Tanggung Jawabku.” Ia juga menjelaskan bahwa ke depan proses pembayaran gaji dan tunjangan ASN akan dikelola langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, S.Ag., M.S.I., menekankan bahwa capaian kinerja individu maupun instansi harus memenuhi target yang telah ditetapkan dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Apabila target belum tercapai, setiap ASN diminta mengoptimalkan kinerja harian. Selain itu, dana komite harus dikelola secara akuntabel dan dikembalikan sepenuhnya untuk mendukung peningkatan kompetensi peserta didik. Muntolib juga menginformasikan rencana uji petik kemampuan membaca kitab suci bagi seluruh ASN Kementerian Agama, yaitu membaca Al-Qur’an bagi ASN muslim dan membaca Alkitab bagi ASN nonmuslim.

Kepala MAN 1 Bantul menyampaikan bahwa seluruh arahan yang diberikan akan segera ditindaklanjuti oleh madrasah melalui koordinasi bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan.

“Kegiatan pembinaan ini menjadi pedoman penting bagi MAN 1 Bantul dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tata kelola administrasi, serta penguatan budaya kerja yang profesional. Seluruh arahan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari komitmen madrasah untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik,” ungkap Kepala MAN 1 Bantul.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pembinaan ini, MAN 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap berbagai kebijakan Kementerian Agama sejalan dengan semangat CADAS Berkelas. (Maf)