Bantul (MAN 1 Bantul) – Sebagai bagian dari proses rekrutmen tenaga pendidik, MAN 1 Bantul menyelenggarakan wawancara calon Guru Tahfidz pada Selasa (07/07/2026) di Aula Madrasah. Pada kesempatan tersebut, Bapak Qodir bertindak sebagai pewawancara yang melakukan penilaian terhadap kemampuan, pengalaman, dan kesiapan para pelamar untuk bergabung sebagai Guru Tahfidz di MAN 1 Bantul. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kesungguhan sebagai wujud komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidik yang berkualitas untuk mendukung penguatan pendidikan Al-Qur’an.
Dalam sesi wawancara, setiap peserta diberikan kesempatan untuk memaparkan latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, pendekatan pembelajaran tahfidz, serta pandangan mereka mengenai pembinaan karakter peserta didik. Selain kemampuan akademik, tim seleksi juga menilai integritas, keterampilan komunikasi, serta kesiapan calon guru dalam bekerja sama dengan seluruh warga madrasah. Proses ini diharapkan dapat menghasilkan Guru Tahfidz yang tidak hanya kompeten dalam bidangnya, tetapi juga mampu menjadi pembimbing dan teladan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kualitas pendidik merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul. “Seleksi Guru Tahfidz menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk menghadirkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan keteladanan. Kami berharap guru yang nantinya bergabung mampu membimbing peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah. Komitmen ini sejalan dengan tagline ‘CADAS BERKELAS’, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Melalui nilai-nilai tersebut, MAN 1 Bantul terus berupaya membangun lingkungan belajar yang religius, profesional, inklusif, dan mampu mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman,” tutur beliau. (mln)

