Bantul (MAN 1 Bantul) – Calon Dewan Ambalan MAN 1 Bantul mengikuti pelatihan penggunaan kompas bidik sebagai bagian dari pembinaan keterampilan dasar kepramukaan. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan MAN 1 Bantul tersebut bertujuan membekali para calon anggota Dewan Ambalan dengan kemampuan navigasi yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam berbagai aktivitas Pramuka. Dengan penuh antusias, para peserta mempraktikkan cara menggunakan kompas bidik secara langsung di bawah arahan para pembina dan Dewan Ambalan.
Dalam pelatihan tersebut, calon Dewan Ambalan mempelajari teknik menentukan arah mata angin, membidik sasaran, membaca azimut, serta mengarahkan perjalanan berdasarkan hasil pengukuran kompas. Keterampilan ini merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap Dewan Ambalan, terutama saat mengikuti kegiatan penjelajahan di alam terbuka. Kemampuan menentukan arah secara tepat diharapkan dapat meminimalkan risiko tersesat ketika melakukan perjalanan di kawasan pegunungan, hutan, maupun lokasi yang belum dikenal, sehingga setiap anggota Pramuka mampu bertindak dengan lebih aman dan percaya diri.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, mengapresiasi pelatihan tersebut sebagai upaya membentuk Pramuka yang tangguh dan terampil. Menurutnya, kemampuan menggunakan kompas bidik bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga merupakan wujud kecerdasan spasial yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Pramuka. “Melalui latihan ini, peserta belajar memahami posisi, arah, dan kondisi lingkungan secara tepat. Kecerdasan spasial akan sangat bermanfaat, tidak hanya dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari ketika harus mengambil keputusan berdasarkan orientasi ruang dan kondisi lapangan, hal ini jelas menggambarkan Cerdas dalam CADAS BERKELAS” ungkapnya. (dyn)

