BANTUL — Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul mengikuti penilaian pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) materi senam irama dengan penuh antusias. Kegiatan penilaian secara berkelompok tersebut berlangsung di ruang musik MAN 1 Bantul.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mempraktikkan rangkaian gerakan senam irama yang meliputi pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Gerakan dasar senam irama dipadukan dengan iringan musik sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan dinamis.
Setiap kelompok menunjukkan kekompakan dan kreativitas dalam mempraktikkan rangkaian gerakan. Siswa juga dituntut mampu melakukan gerakan secara terkoordinasi, menjaga keseimbangan, serta mengikuti irama musik dengan baik.
Melalui pembelajaran senam irama, siswa tidak hanya belajar menguasai teknik gerakan yang tepat, tetapi juga mengembangkan koordinasi tubuh, keseimbangan, kelenturan, kebugaran jasmani, serta kemampuan bekerja sama. Penilaian secara berkelompok juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab dan saling mendukung dalam mencapai hasil terbaik.
Guru PJOK MAN 1 Bantul menyampaikan bahwa pembelajaran senam irama dirancang untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, kreativitas, dan kerja sama kepada siswa. Pembelajaran yang melibatkan aktivitas fisik secara langsung diharapkan dapat mendorong siswa untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK. Menurutnya, pembelajaran olahraga tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
“Pembelajaran PJOK hendaknya menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kebugaran jasmani sekaligus membangun karakter positif, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas. Antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan pembelajaran PJOK dapat terus dikembangkan secara kreatif dan kontekstual sehingga mampu membekali siswa dengan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul dalam mewujudkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat, berkarakter, dan memiliki kecakapan sosial.
Antusiasme siswa kelas XII dalam mengikuti penilaian senam irama menjadi gambaran semangat pembelajaran yang selaras dengan tagline CADAS BERKELAS—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Melalui pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, MAN 1 Bantul terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang membentuk peserta didik secara utuh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun karakter.
Dengan semangat tersebut, pembelajaran PJOK diharapkan tidak berhenti pada penguasaan gerakan dan penilaian, tetapi juga menjadi bekal bagi siswa untuk membangun kebiasaan hidup sehat, menjaga kebugaran, serta menerapkan nilai-nilai kerja sama dan sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Ruf.

