Penarikan Mahasiswa Universitas Alma Ata di MAN 1 Bantul: Wujud Kolaborasi Mencetak Calon Guru Profesional

Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul secara resmi melepas mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Alma Ata yang telah menyelesaikan program magang di lingkungan madrasah. Adapun, kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi kerja sama antara Universitas Alma Ata dengan MAN 1 Bantul dalam mempersiapkan calon pendidik yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan. Kegiatan magang dilaksanakan mulai Senin (13/7/2026) hingga jumat (31/7/2026) di lingkungan MAN 1 Bantul
Prosesi penarikan dilaksanakan di MAN 1 Bantul dan dipimpin oleh Dosen Pembimbing Lapangan Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Alma Ata, Esthi Nawangsasi, S.Pd., M.A. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Arfi Nurdiyantoro, S.Pd., serta dua guru pamong, yaitu Ema Priliawati, S.Si. dan Kartika Nur Oktaviani, S.Si., M.Pd.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok sesuai dengan guru pamong yang mendampingi. Salah satu kelompok berada di bawah bimbingan Kartika Nur Oktaviani, S.Si., M.Pd., yang mendampingi tiga mahasiswa, yaitu Tika Oktaviani, Dina Mardiah, dan Isnaini Khasanatul Masruroh.
Program magang disusun secara bertahap agar mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai tugas seorang pendidik. Pada minggu pertama, mahasiswa melaksanakan observasi terhadap proses pembelajaran, administrasi guru, pengelolaan kelas, budaya madrasah, serta berbagai aktivitas akademik di MAN 1 Bantul. Melalui kegiatan observasi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai implementasi pembelajaran yang efektif sekaligus memahami karakteristik peserta didik dan lingkungan madrasah.
Selanjutnya, pada minggu kedua, mahasiswa melaksanakan kegiatan penyusunan modul ajar sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penyusunan modul dilakukan melalui diskusi intensif bersama guru pamong sehingga perangkat pembelajaran yang dihasilkan tidak hanya memenuhi ketentuan kurikulum, tetapi juga mampu mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik dengan pendekatan yang inovatif dan kontekstual.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Alma Ata atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Bantul sebagai mitra pelaksanaan magang mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Alma Ata yang telah menjadikan MAN 1 Bantul sebagai tempat belajar bagi para calon guru. Semoga pengalaman yang diperoleh selama magang menjadi bekal berharga untuk membentuk pendidik yang profesional, kreatif, dan mampu memberikan pembelajaran yang bermakna. Kami juga berharap sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah ini terus berlanjut sehingga dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan,” tutur Mafrudah.
Sementara itu, Kartika Nur Oktaviani, S.Si., M.Pd., selaku guru pamong, mengungkapkan bahwa proses pendampingan selama magang memberikan pengalaman yang positif, baik bagi mahasiswa maupun guru.
“Mahasiswa menunjukkan semangat belajar yang tinggi selama mengikuti kegiatan magang. Mereka aktif melakukan observasi, berdiskusi, serta menyusun modul ajar dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat bagi mereka untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon guru matematika yang berkualitas,” ujar Kartika.
Dosen Pembimbing Lapangan, Esthi Nawangsasi, S.Pd., M.A., juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran MAN 1 Bantul atas bimbingan dan pendampingan yang telah diberikan kepada mahasiswa selama mengikuti program magang. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung di madrasah menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke dunia pendidikan.
Melalui program magang ini, MAN 1 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kehadiran mahasiswa magang tidak hanya menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat budaya berbagi praktik baik dan inovasi pembelajaran di lingkungan madrasah.
Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, “CADAS BERKELAS”, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai-nilai tersebut terus diimplementasikan dalam setiap program madrasah sebagai upaya mencetak generasi unggul yang berkarakter, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia. (kno)