BANTUL (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang asri sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan, MAN 1 Bantul menggerakkan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta para siswa untuk melaksanakan kegiatan Jumat Bersih dan Gerakan Menanam pada Jumat (7/8/2026). Aksi gotong royong ini berlangsung secara serentak di seluruh area lingkungan madrasah.
Sejak pagi, suasana madrasah tampak hidup. Usai menjalani kegiatan religious dengan sholat Dhuha Bersama, para siswa bersama guru bahu-membahu membersihkan ruang kelas, saluran air, dan halaman madrasah, serta menanam berbagai jenis tanaman hias dan pohon peneduh. Kegiatan ini tidak hanya mempercantik sudut-sudut madrasah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran luar kelas yang nyata.
Gerakan Jumat Bersih dan Menanam memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh warga madrasah:
Manfaat Bagi Siswa: Menumbuhkan rasa cinta lingkungan sejak dini, melatih kekompakan serta jiwa gotong royong, dan menjadikan area hijau madrasah sebagai laboratorium alam yang mendukung mata pelajaran Biologi serta IPAS.
Manfaat Bagi GTK: Menjadi ajang pemberian teladan langsung (uswatun hasanah) dari guru dan tendik kepada siswa, mempererat hubungan emosional antar tendik dan pendidik, serta menciptakan lingkungan kerja yang rapi untuk mengurangi tingkat stres sekaligus menjaga kebugaran tubuh lewat udara segar tanaman hijau.
Kegiatan Jum’at Bersih dan Menanan ini juga mendukung Sekolah Adiwiyata. Program ini sekaligus memenuhi komponen perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) guna memantapkan langkah MAN 1 Bantul menuju standar Sekolah Adiwiyata.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif dan semangat kebersamaan seluruh warga madrasah.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas membersihkan dan menanam, melainkan langkah nyata kita dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Lewat keteladanan dari para guru, kita ingin membiasakan budaya bersih dan hijau ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala Madrasah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Tata Usaha (KATU) MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., menyoroti pentingnya kenyamanan lingkungan kerja yang bersih dan asri bagi produktivitas serta keharmonisan seluruh staf.
“Lingkungan kerja yang rapi dan dikelilingi pepohonan hijau sangat membantu menciptakan suasana kerja yang kondusif dan menyegarkan. Kebersamaan antara GTK dan siswa pagi ini juga semakin mempererat tali silaturahmi serta kekeluargaan di lingkungan madrasah kita,” ungkap KATU.
Di sisi lain, antusiasme juga dirasakan oleh para siswa. Salah satu perwakilan siswa, Tatag Satrio Lantang (XII FL5) mengaku senang bisa berkontribusi langsung dalam merawat dan memperindah madrasahnya.
“Seru sekali bisa kerja bakti dan menanam pohon bareng teman-teman dan Bapak/Ibu Guru. Selain bikin sekolah jadi lebih sejuk dan indah, tanaman yang kami tanam juga bisa jadi tempat belajar langsung untuk pelajaran Biologi dan IPAS,” tutur Tatag.
Dengan terlaksananya aksi gotong royong ini, MAN 1 Bantul terus berkomitmen memelihara konsistensi Gerakan PBLHS demi mewujudkan madrasah yang sehat, nyaman, berkarakter, dan berprestasi. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)

