BANTUL (MAN 1 Bantul) — Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul kembali menjadi ruang belajar yang dinamis pada Selasa (4/8/2026). Kelompok siswi kelas X.E3 yang beranggotakan Fatimah Hafidz Ramadhani, Syifa Nur Laili Putri, Alicia Ananda Diana Karin, dan Emma Nur Fatayati tampak serius berdiskusi membedah tema Berpikir Kritis dalam Penelusuran Informasi pada mata pelajaran Informatika.
Dalam sesi diskusi tersebut, para siswi berlatih memilah dan menganalisis informasi digital secara cermat. Mereka mempelajari cara memverifikasi keabsahan sumber data, mengenali indikasi berita palsu (hoax), serta menyaring informasi secara rasional dan objektif sebelum menggunakannya sebagai bahan referensi belajar.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi terhadap fokus materi diskusi yang diangkat oleh kelompok siswi tersebut. Menurut beliau, literasi digital dan kemampuan berpikir kritis merupakan benteng utama peserta didik di era melimpahnya informasi.
“Keterampilan menyaring dan mengkritisi informasi ini adalah wujud nyata dari implementasi tagline madrasah kita, Cadas Berkelas (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Siswa yang cermat dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi mentah menunjukkan sikap cerdas dan smart. Kemampuan menghargai fakta dan kebenaran juga mencerminkan pribadi yang berkarakter serta agamis,” papar Mafrudah.
Ia juga menambahkan bahwa sikap terbuka terhadap ragam sudut pandang informasi yang sahih memupuk jiwa demokratis dan anti diskriminasi, sekaligus melatih siswa agar tetap adaptif dalam merespons perkembangan teknologi informasi.
Melalui diskusi interaktif di laboratorium komputer ini, diharapkan para siswi kelas X.E3 semakin bijak dan cerdas dalam memanfaatkan internet serta mampu menjadi agen literasi digital bagi lingkungan sekitarnya. (ska)

