Menatap Silang Pendapat, Merajut Mufakat: Siswi X.E5 MAN 1 Bantul Dalami Resolusi Konflik di Lab Komputer

BANTUL (MAN 1 Bantul) — Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul kembali diwarnai keseruan diskusi ilmiah pada Rabu (5/8/2026). Kelompok siswi kelas X.E5 yang beranggotakan Angel, Khaira, Kayla, Suci, dan Habibah secara aktif menggelar diskusi kelompok dalam mata pelajaran Informatika dengan mengangkat tema Resolusi Konflik Dalam Kelompok sebagai wujud penerapan keterampilan generik (generic skills).

Dalam sesi diskusi yang interaktif tersebut, kelima siswi membedah berbagai potensi perbedaan pendapat yang kerap muncul saat pengerjaan tugas tim digital. Mereka menganalisis strategi komunikasi yang efektif, empati mendengar, serta seni mencari jalan tengah (win-win solution) agar setiap dinamika dan riak perbedaan dalam kelompok dapat diselesaikan secara santun dan produktif.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas kedalaman dan relevansi topik yang dibahas oleh para siswi di laboratorium komputer tersebut. Beliau menegaskan bahwa kemampuan mengelola dan menyelesaikan konflik merupakan salah satu kecakapan emosional paling penting bagi calon pemimpin masa depan.

“Pembahasan mengenai resolusi konflik dalam tim ini merupakan perwujudan nyata dari tagline madrasah kita, Cadas Berkelas (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Keberanian mengedepankan musyawarah dan saling menghargai pendapat mencerminkan budaya demokratis dan anti diskriminasi,” tutur Mafrudah.

Beliau juga menambahkan bahwa kebesaran hati untuk mendengarkan pandangan orang lain serta menyelesaikan masalah dengan kepala dingin melatih siswa menjadi pribadi yang agamis, berkarakter, cerdas, dan smart. Selain itu, kemampuan berdamai dengan dinamika kelompok membentuk keluwesan siswa agar senantiasa adaptif dalam berbagai lingkungan sosial.

Melalui diskusi di laboratorium komputer ini, diharapkan para siswi kelas X.E5 MAN 1 Bantul tidak hanya mahir secara akademis dan teknologis, tetapi juga memiliki kedewasaan sikap dalam menjaga kedamaian, keutuhan, dan kekompakan tim di setiap ruang kolaborasi. (ska)