Sleman (MAN 1 Bantul) — Guru Akidah Akhlak MAN 1 Bantul Mulat Miyarsih,S.Sos.I. mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akidah Akhlak tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dilaksanakan di MAN 3 Sleman, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi forum penting bagi para guru untuk memperkuat kompetensi dan menyamakan persepsi terkait perkembangan pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas adalah implementasi Capaian Pembelajaran (CP) terbaru. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai perubahan dan penerapan CP terbaru dalam proses pembelajaran, sehingga guru dapat menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran dengan ketentuan yang berlaku.
Pembahasan implementasi CP terbaru menjadi penting mengingat guru perlu memahami arah dan substansi pembelajaran secara tepat. Melalui forum MGMP, para guru dapat berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu dipersiapkan agar implementasi CP dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik madrasah.
Selain membahas implementasi CP terbaru, kegiatan MGMP juga diisi dengan sosialisasi BTU. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan informasi dan pemahaman kepada guru terkait program atau kebijakan yang perlu diketahui dan ditindaklanjuti dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah.
Kegiatan MGMP berlangsung dalam suasana kolaboratif. Para guru berkesempatan bertukar informasi dan pengalaman mengenai berbagai tantangan pembelajaran Akidah Akhlak sekaligus mencari alternatif solusi yang dapat diterapkan di madrasah masing-masing.
Keikutsertaan guru Akidah Akhlak MAN 1 Bantul dalam kegiatan MGMP tingkat Provinsi DIY merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru. Forum MGMP diharapkan dapat menjadi wadah untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru melalui kegiatan berbagi, berdiskusi, serta pengembangan praktik pembelajaran.
Dengan mengikuti perkembangan kebijakan dan CP terbaru, guru Akidah Akhlak MAN 1 Bantul diharapkan mampu mengimplementasikannya dalam pembelajaran secara tepat, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, pembelajaran Akidah Akhlak dapat semakin mendukung terbentuknya peserta didik yang berilmu, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.(Mia)

