Lima Sekolah Ikuti Peluncuran Pemilos Serentak 2026 Secara Daring di MAN 1 Bantul, Bupati Bantul Turut Menyapa

Bantul (MAN 1 Bantul) — Peluncuran Pendidikan Pemilu dan Demokrasi melalui Pemilos Serentak Tahun 2026 di MAN 1 Bantul berlangsung semarak dengan keterlibatan satuan pendidikan dari berbagai jenjang. Sebanyak lima sekolah turut berpartisipasi secara daring melalui Zoom Meeting, sementara dua sekolah lainnya hadir secara langsung di lokasi kegiatan, pada Rabu (2/9/2026) pukul 08.00-selesai.

Lima sekolah yang mengikuti kegiatan secara daring tersebut terdiri atas SMP Negeri 2 Pajangan, SMA Kesatuan Bangsa, MTs Negeri 9 Bantul, SMK Negeri 1 Bantul, dan MA Asyifa Bambanglipuro. Kehadiran secara virtual ini menjadi bagian dari semangat pelaksanaan Pemilos secara serentak yang melibatkan satuan pendidikan jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bantul.

Sementara itu, SMP Negeri 2 Bantul dan MTs Negeri 4 Bantul turut hadir secara luring di MAN 1 Bantul. Kehadiran kedua sekolah tersebut semakin menambah semarak kegiatan sekaligus menunjukkan antusiasme satuan pendidikan dalam mendukung pelaksanaan pendidikan pemilu dan demokrasi melalui Pemilos.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian peserta adalah Bupati Bantul Menyapa. Bupati Bantul berhalangan hadir secara langsung sehingga diwakili oleh Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul. Melalui agenda tersebut, sapaan dan pesan Bupati Bantul disampaikan secara langsung kepada peserta yang mengikuti kegiatan, baik yang hadir di MAN 1 Bantul maupun yang bergabung melalui Zoom Meeting.

Interaksi tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk merasakan secara langsung suasana pendidikan demokrasi yang melibatkan berbagai sekolah di Kabupaten Bantul. Pemilos Serentak 2026 tidak hanya menjadi agenda pemilihan pengurus OSIS, tetapi juga menjadi sarana bagi murid untuk belajar mengenai partisipasi, penggunaan hak suara, penyampaian aspirasi, serta sikap menghargai perbedaan pilihan.

Keterlibatan sekolah secara daring dan luring menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat menjadi sarana untuk memperluas ruang pembelajaran demokrasi. Meskipun berada di lokasi yang berbeda, para murid tetap dapat terhubung dalam satu momentum bersama untuk mengikuti peluncuran Pemilos Serentak 2026.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pendidikan pemilu dan demokrasi dapat semakin dekat dengan kehidupan murid. Pengalaman mengikuti Pemilos menjadi bekal bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai pribadi yang cerdas dalam menentukan pilihan, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, dan mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokratis.

Pelaksanaan Pemilos Serentak 2026 di Kabupaten Bantul sekaligus memperkuat komitmen satuan pendidikan dalam memberikan pengalaman demokrasi secara nyata kepada peserta didik, sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS(Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (ars)