Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana berbeda tampak di Laboratorium Komputer MAN 1 Bantul pada Kamis Pon (3/9/2026). Dalam kegiatan pembelajaran Multimedia kelas X E 5, para murid mengenakan busana adat Yogyakarta dengan Gagrak Yogyakarta, menghadirkan nuansa budaya Jawa di tengah aktivitas pembelajaran berbasis teknologi.
Pengenaan busana adat tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan murid terhadap budaya lokal sekaligus mengenalkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui berbagai ruang, termasuk lingkungan madrasah dan kegiatan pembelajaran. Para murid tampak antusias mengikuti pembelajaran Multimedia dengan tetap mengenakan busana adat khas Yogyakarta.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan perpaduan antara teknologi dan budaya. Di satu sisi, murid belajar mengembangkan kompetensi di bidang Multimedia menggunakan perangkat komputer, sementara di sisi lain mereka turut menunjukkan identitas budaya Yogyakarta melalui busana Gagrak Yogyakarta.
Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, mengenakan busana adat pada Kamis Pon merupakan bentuk sederhana namun bermakna dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.
“Warisan budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus terus dikenalkan dan dipraktikkan oleh generasi muda. Ketika murid mengenakan Gagrak Yogyakarta di lingkungan madrasah, mereka belajar bahwa menjadi generasi yang maju dalam teknologi tetap dapat berjalan seiring dengan kecintaan terhadap budaya sendiri,” ungkap Hj. Mafrudah.
Ia menambahkan bahwa MAN 1 Bantul berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter serta kepedulian terhadap budaya dan lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan Kamis Pon tersebut, pembelajaran Multimedia kelas X E 5 menjadi semakin berwarna. Perpaduan antara keterampilan digital dan budaya Yogyakarta diharapkan mampu membangun kesadaran murid bahwa kemajuan teknologi tidak harus menghilangkan jati diri dan nilai-nilai budaya lokal.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat MAN 1 Bantul dalam menghadirkan pendidikan yang berkarakter, berbudaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
MAN 1 Bantul – CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi. (ynb)

