Bantul (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Sholawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Umat”. Pengajian ini dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) bertempat di Masjid Raudhatul Muttaqin, MAN 1 Bantul, dan diikuti oleh civitas akademika madrasah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sebelum pengajian dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan Moqodaman yang dilaksanakan di kelas masing-masing. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Simaan Juz 1 dan Juz 30 yang digelar di masjid, kemudian dilanjutkan dengan penampilan hadroh sebagai pengiring menjelang pengajian utama dimulai. Kepala Madrasah, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I dalam sambutannyamenyampaikan bagaimana kita sebagai warga madrasah sekaligus masyarakat dapat meneladani Rasulullah Muhammad, SAW. Demikian pula sambutan dari perwakilan komite menyampaikan hal serupa dikatkan dengan persiapan pelajar sebagai generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Bertindak sebagai narasumber dalam pengajian ini adalah Ust. Nova Andriyanto, S.Sos., Penyuluh Agama Kapanewon Sedayu. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan materi seputar pentingnya umat Islam meneladani akhlak dan perjalanan hidup Rasulullah Muhammad SAW, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara. Melalui pengajian ini, panitia berharap peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi refleksi nyata dalam meneladani sifat jujur, amanah, dan kasih sayang Rasulullah kepada sesama.
Dalam penyampaiannya, Ust. Nova Andriyanto menegaskan bahwa cara terbaik memperingati Maulid Nabi adalah dengan menghidupkan sunnah dan akhlak beliau dalam kehidupan nyata, bukan sekadar merayakannya secara seremonial. Ia mengajak seluruh peserta pengajian, khususnya civitas akademika MAN 1 Bantul, untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam bersikap, berucap, dan bertindak di tengah masyarakat, sehingga semangat cinta Rasul dapat terus terjaga demi kemaslahatan umat dan bangsa.(Ipg)

