MAN 1 Bantul Jadi Tuan Rumah Launching Pemilos Serentak se-Bantul

Bantul, 2 September 2026 — Pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa (Pemilos) serentak tingkat SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK se-Kabupaten Bantul resmi dilaunching di MAN 1 Bantul. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menumbuhkan budaya demokrasi, kepemimpinan, serta partisipasi aktif peserta didik di lingkungan satuan pendidikan.

MAN 1 Bantul dipercaya menjadi tempat pembukaan Pemilos serentak yang diikuti oleh berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Bantul. Suasana launching semakin semarak dengan hadirnya berbagai hasil karya kreatif siswa MAN 1 Bantul yang dipamerkan untuk memperkenalkan potensi dan keterampilan peserta didik.

Berbagai produk karya siswa dari Program Tata Busana turut menghiasi kegiatan tersebut. Karya yang ditampilkan antara lain kain batik, kain jumputan, busana, tas, serta berbagai produk kreatif lainnya. Hasil karya tersebut merupakan buah kreativitas dan keterampilan siswa yang dikembangkan melalui pembelajaran praktik di madrasah.

Selain karya dari Tata Busana, siswa Program Multimedia juga ikut berpartisipasi dengan memamerkan beragam produk kreatif, seperti gantungan kunci, mug, produk sablon, dan berbagai karya desain lainnya. Kehadiran karya-karya tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di MAN 1 Bantul tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mendorong siswa untuk menghasilkan produk yang bernilai kreatif dan memiliki potensi kewirausahaan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga atas kreativitas dan hasil karya yang ditampilkan oleh para siswa. Menurutnya, kegiatan seperti launching Pemilos menjadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki peserta didik MAN 1 Bantul.

Mafrudah memberikan apresiasi khusus terhadap karya siswa Tata Busana berupa kain batik, kain jumputan, busana, dan tas yang dibimbing oleh Sururin Khoiroh, S.Pd. dan Tatik Sutrismiyati, S.Pd. Ia berharap kreativitas siswa terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi karya pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan dan jiwa kewirausahaan bagi peserta didik.

Kami sangat bangga melihat kreativitas anak-anak MAN 1 Bantul. Berbagai karya yang ditampilkan menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi yang luar biasa dan mampu menghasilkan produk yang kreatif serta bernilai.” ungkap Mafrudah.

Sementara itu, pelaksanaan Pemilos serentak di Kabupaten Bantul menjadi sarana edukasi demokrasi bagi para pelajar. Melalui Pemilos, siswa belajar mengenal proses demokrasi secara langsung, mulai dari mengenal calon, menyampaikan aspirasi, menentukan pilihan, hingga menghargai hasil pemilihan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar yang bertanggung jawab, mandiri, mampu mengambil keputusan, serta menghargai perbedaan pilihan. Dengan demikian, Pemilos tidak sekadar menjadi agenda pemilihan pengurus organisasi siswa, tetapi juga menjadi pembelajaran nyata tentang demokrasi bagi generasi muda.

Semarak launching Pemilos serentak di MAN 1 Bantul pun semakin lengkap dengan berbagai karya kreatif siswa. Perpaduan antara pendidikan demokrasi dan kreativitas peserta didik tersebut menjadi bukti bahwa madrasah terus memberikan ruang bagi siswa untuk berkarya, berinovasi, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuhnya generasi muda yang kreatif, terampil, demokratis, dan memiliki semangat kewirausahaan.(R2N)