Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana hening dan penuh konsentrasi tampak di ruang ekstrakurikuler MAN 1 Bantul, Selasa (8/9/2026). Beberapa siswa yang tergabung dalam tim catur madrasah tengah menggelar latihan intensif sebagai persiapan menghadapi Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kabupaten Bantul yang akan segera digelar.
Latihan yang berlangsung sejak siang ini diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan kelas, dengan suasana kompetitif namun tetap sportif. Para peserta terlihat serius memainkan bidak catur di atas papan, sementara pembina ekstrakurikuler berkeliling memberikan arahan strategi, mulai dari pembukaan (opening), permainan tengah (middle game), hingga teknik akhir (endgame). Beberapa siswa juga berlatih dengan menerapkan strategi yang telah dipelajari, seperti membuka pertahanan lawan dengan taktik tertentu .
Kegiatan latihan ini merupakan bagian dari persiapan matang madrasah untuk menghadapi PKM, sebuah ajang tahunan yang mempertandingkan berbagai cabang lomba, termasuk catur, yang diikuti oleh seluruh madrasah aliyah se-Kabupaten Bantul . Catur menjadi salah satu cabang yang menarik perhatian karena menuntut konsentrasi, strategi, serta ketenangan berpikir .
Salah satu siswa yang tengah berlatih mengaku antusias dan semakin termotivasi. “Saya senang bisa berlatih bersama teman-teman dan dibimbing langsung oleh pembina. Kami saling bertukar strategi dan belajar dari kesalahan. Semoga persiapan ini cukup dan kami bisa memberikan yang terbaik saat bertanding nanti,” ujarnya sambil fokus menganalisis langkah lawan.
Latihan kali ini juga dirancang untuk mengasah mental dan sportivitas peserta, sebagaimana nilai-nilai yang dijunjung dalam PKM . Dengan latihan rutin dan persiapan yang matang, para siswa diharapkan mampu bersaing dengan peserta dari madrasah lain dan mengharumkan nama MAN 1 Bantul.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., saat ditemui di sela-sela kegiatan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap persiapan yang dilakukan para siswa. “Saya sangat bangga melihat semangat dan keseriusan anak-anak kita dalam berlatih catur untuk menghadapi PKM. Ini bukan sekadar latihan permainan, tetapi juga latihan berpikir kritis, strategi, kesabaran, dan pengendalian diri. Ajang seperti PKM adalah wadah yang luar biasa bagi siswa untuk mengaktualisasikan potensi dan bakat non-akademik mereka . Saya berpesan, nikmati setiap proses latihan, jaga sportivitas, dan berikan yang terbaik untuk madrasah. Apapun hasilnya, usaha dan semangat kalian adalah kebanggaan kami. Semoga MAN 1 Bantul dapat melahirkan juara-juara catur yang membanggakan di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional, ” ujar Mafrudah penuh semangat.
Mafrudah menambahkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti catur sejalan dengan tagline madrasah CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik ,” pungkasnya.
Kegiatan latihan intensif ini akan terus berlanjut secara rutin hingga hari pelaksanaan PKM tiba. Dukungan penuh dari madrasah dan semangat juang para siswa diharapkan dapat membuahkan hasil maksimal dalam kompetisi mendatang. Fa_ro

