Bekal Jadi Mekanik Andal, Siswa Kelas XII Otomotif MAN 1 Bantul Praktik Perawatan Berkala Sistem Kopling

Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana bengkel keterampilan otomotif MAN 1 Bantul kembali dipenuhi semangat dan konsentrasi, Selasa (8/9/2026). Puluhan siswa kelas XII program keterampilan otomotif tengah melakukan praktik perawatan berkala sistem kopling sepeda motor. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi keahlian yang sangat penting bagi lulusan yang akan terjun ke dunia industri otomotif.

Sejak pukul 08.00 WIB, para siswa yang dibagi dalam kelompok kecil tampak serius memeriksa komponen-komponen sistem kopling pada unit sepeda motor yang disediakan. Guru produktif otomotif, Fachrur Rozi, S.Pd., memandu jalannya praktik dengan memberikan arahan langkah demi langkah, mulai dari pemeriksaan kampas kopling, pegas, plat tekan, hingga kabel kopling .

Perawatan berkala sistem kopling menjadi salah satu kompetensi yang wajib dikuasai siswa kelas XII. Sistem kopling berfungsi sebagai penghubung dan pemutus tenaga dari mesin ke transmisi . Kerusakan pada komponen ini dapat menimbulkan gejala seperti perpindahan gigi yang keras, tenaga motor berkurang, hingga kopling selip yang membahayakan keselamatan berkendara .

“Perawatan kopling harus dilakukan secara rutin, tidak hanya ketika sudah muncul gejala kerusakan. Kami mengajarkan siswa untuk memeriksa ketebalan kampas dengan jangka sorong, memastikan pegas masih dalam toleransi standar, serta menyetel kabel kopling dengan benar. Ini semua adalah bekal penting saat mereka bekerja di bengkel nanti,” ujar Fachrur Rozi, S.Pd., di sela-sela kegiatan praktik.

Para siswa terlihat antusias dan teliti dalam melakukan setiap tahapan perawatan. Mereka saling berdiskusi dan bertanya ketika menemui kendala. Salah satu siswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari praktik kali ini. “Saya jadi lebih paham cara merawat kopling yang benar. Ternyata banyak hal yang harus diperhatikan, tidak hanya mengganti kampas saja. Ini ilmu yang sangat berguna untuk masa depan,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., yang menyempatkan diri mengunjungi bengkel, memberikan apresiasi tinggi terhadap keseriusan para siswa. Beliau berdiri beberapa saat mengamati anak-anak didiknya yang fokus mengerjakan praktik.

“Saya sangat bangga melihat semangat dan ketekunan anak-anak kelas XII kita dalam mempelajari perawatan berkala sistem kopling ini. Perawatan berkala bukan hanya tentang menjaga performa kendaraan, tetapi juga tentang keselamatan berkendara. Satu komponen kecil yang diabaikan bisa berdampak besar. Inilah yang kami tanamkan kepada siswa: menjadi teknisi yang tidak hanya terampil, tetapi juga bertanggung jawab dan teliti. Praktik seperti ini juga sejalan dengan visi CADAS BERKELAS yang kami junjung: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Kami ingin lulusan MAN 1 Bantul tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga memiliki kompetensi nyata yang siap bersaing di dunia industri, ” ujar Mafrudah penuh haru .

Mafrudah juga berpesan kepada para siswa untuk terus mengasah keterampilan dan tidak cepat puas. “Ilmu yang kalian dapatkan di bengkel ini adalah investasi untuk masa depan. Jadilah mekanik yang handal, jujur, dan profesional. Teruslah belajar dan jadikan setiap praktik sebagai bekal untuk meraih kesuksesan,” pungkasnya. Fa_ro