Dwi Lailatul Hikmah Mahasiswa UNY Praktik Mengajar Mandiri di Kelas X FE3 MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul), Selasa, 11 Agustus 2026 – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Program Studi Pendidikan Fisika, Dwi Lailatul Hikmah, melaksanakan praktik mengajar secara mandiri di kelas X FE3 MAN 1 Bantul. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK) yang dilaksanakan di MAN 1 Bantul. Dalam kegiatan pembelajaran tersebut, Dwi Lailatul Hikmah tetap mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing, Lina Mutiasih, S.Pd., M.Pd. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk pembinaan sekaligus memberikan arahan kepada mahasiswa praktikan agar mampu melaksanakan proses pembelajaran dengan baik. Materi yang disampaikan pada kesempatan tersebut adalah pengukuran, meliputi pengenalan berbagai macam alat ukur serta latihan membaca hasil pengukuran. Untuk membantu pemahaman peserta didik, mahasiswa praktikan memanfaatkan tayangan PowerPoint (PPT) melalui laptop sebagai media pembelajaran. Pembelajaran berlangsung secara interaktif. Dwi Lailatul Hikmah memberikan simulasi dan latihan membaca alat ukur yang kemudian diikuti oleh peserta didik. Antusiasme siswa kelas X FE3 terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti penjelasan, memperhatikan tayangan, serta berpartisipasi dalam latihan yang diberikan. Kegiatan praktik mengajar mandiri ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa praktikan untuk mengembangkan keterampilan mengelola kelas, menyampaikan materi, menggunakan media pembelajaran, serta membangun komunikasi yang efektif dengan murid. Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan praktik mengajar tersebut. Menurutnya, kegiatan praktik kependidikan tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah. “Kami mengapresiasi mahasiswa UNY yang melaksanakan praktik mengajar di MAN 1 Bantul. Kesempatan untuk terjun langsung ke kelas akan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam mempersiapkan mereka sebagai calon guru. Kami berharap para mahasiswa dapat terus mengembangkan kemampuan mengajar, mengelola kelas, dan memanfaatkan media pembelajaran secara kreatif,” tutur Hj. Mafrudah. Lebih lanjut, antusiasme peserta didik dalam mengikuti pembelajaran diharapkan menjadi indikator positif bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung menyenangkan dan bermakna. Penggunaan media serta kegiatan simulasi juga dapat membantu siswa memahami konsep pengukuran yang membutuhkan ketelitian dan keterampilan dalam membaca alat ukur. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul terus mendukung pelaksanaan Praktik Kependidikan sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman nyata kepada calon pendidik sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi. (LM)