Meneladani Kepemimpinan Berintegritas: M. Faisal Dzulfahmi Bekali Pengurus OSIM MAN 1 Bantul Lewat Sesi Materi LDK

Bantul (MAN 1 Bantul) — Rangkaian Latihan Kepemimpinan Dasar (LDK) OSIM Ashabul Kahfi MAN 1 Bantul Periode 2026-2027 menghadirkan sesi materi kepemimpinan yang berbobot dan menginspirasi pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 – 10.00 WIB ini menghadirkan narasumber muda berprestasi dan kaya pengalaman organisasi, M. Faisal Dzulfahmi.

Sebagai sosok berpengalaman yang pernah dan sedang mengemban berbagai amanah strategis—seperti Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah, Ketua DEMA IIQ An Nur DIY, Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Sekretaris Umum PMII Kab. Bantul, Wakil Sekretaris Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, hingga Ketua Yayasan Asah Asih Asuh NUsantara—M. Faisal Dzulfahmi membagikan wawasan mendalam mengenai manajemen organisasi, komunikasi kepemimpinan, dan pentingnya integritas bagi seorang pemimpin muda.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa seorang pemimpin OSIM tidak hanya bertugas membuat kegiatan, tetapi juga harus mampu merangkul seluruh anggotanya, menjadi pendorong perubahan positif, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap almamater madrasah.

Kegiatan ini turut didukung penuh oleh Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., serta Kepala Tata Usaha MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I., yang senantiasa berkomitmen memfasilitasi pengembangan kapasitas kepemimpinan siswa.

Menanggapi penyampaian materi kepemimpinan tersebut, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menegaskan bahwa pembekalan materi kepemimpinan dari narasumber kompeten ini merupakan wujud nyata implementasi dari tagline kebanggaan madrasah, yakni CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi).

“Hadirnya narasumber yang sarat pengalaman organisasi seperti Mas Faisal Dzulfahmi adalah momentum bagi siswa kita untuk belajar menjadi pribadi yang Cerdas dan Smart dalam berorganisasi. Seorang pemimpin OSIM harus Berkarakter kuat dan senantiasa berlandaskan nilai-nilai Agamis dalam setiap langkah dan kebijakannya,” tutur Mafrudah.

Lebih lanjut, Mafrudah menambahkan bahwa materi kepemimpinan ini mengajarkan pentingnya sikap Demokratis dan Anti Diskriminasi dalam mengayomi seluruh warga madrasah tanpa membeda-bedakan latar belakang. Pengurus OSIM juga dituntut untuk Adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan organisasi modern, serta tetap memiliki kepedulian sosial dan budaya Cinta Lingkungan.

Melalui pembekalan materi kepemimpinan ini, diharapkan seluruh pengurus OSIM Ashabul Kahfi MAN 1 Bantul Periode 2026-2027 semakin siap, solid, dan terinspirasi untuk membawa Organisasi Siswa Intra Madrasah menuju capaian yang unggul dan berkemajuan. (ska)