Bantul (MAN 1 Bantul) — Penanaman nilai-nilai toleransi dan pemahaman agama yang inklusif menjadi fokus utama dalam rangkaian Latihan Kepemimpinan Dasar (LDK) OSIM Ashabul Kahfi MAN 1 Bantul Periode 2026-2027. Pada Rabu (9/9/2026) pukul 11.00 – 12.00 WIB, para pengurus OSIM antusias mengikuti pembekalan bertajuk “Materi Moderasi Beragama” yang berlangsung di Aula MAN 1 Bantul.
Sesi berharga ini menghadirkan narasumber utama, Achmad Rois Wizda, S.H.I., M.H., yang merupakan Kepala KUA Bantul. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya sikap tawasut (tengah-tengah), toleransi, serta penghargaan terhadap keragaman bagi seorang pemimpin muda. Pengurus OSIM diajak untuk memahami bahwa moderasi beragama adalah kunci utama dalam menjaga persatuan, memperkuat komitmen kebangsaan, dan membentengi diri dari paham-paham ekstremis.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan madrasah, yang dihadiri langsung oleh Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., serta Kepala Tata Usaha MAN 1 Bantul, Martiningsih, S.Pd.I.
Menanggapi penyampaian materi moderasi beragama tersebut, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa pembekalan ini selaras dengan ruh perjuangan madrasah yang terangkum dalam tagline CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi).
“Materi moderasi beragama dari Kepala KUA Bantul, Bapak Achmad Rois Wizda, sangat penting untuk membentuk pengurus OSIM yang tidak hanya Agamis dan Berkarakter, tetapi juga memegang teguh komitmen Anti Diskriminasi dan Demokratis. Pemimpin siswa harus menjadi pengayom yang membawa kesejukan bagi seluruh warga madrasah,” tutur Mafrudah.
Lebih lanjut, Mafrudah menambahkan bahwa nilai moderasi ini menuntut siswa untuk berpikir Cerdas dan Smart dalam menyikapi perbedaan, serta Adaptif dalam menjaga kerukunan di tengah kemajemukan masyarakat modern tanpa mengurangi kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar melalui budaya Cinta Lingkungan.
Melalui pembekalan materi ini, diharapkan pengurus OSIM Ashabul Kahfi MAN 1 Bantul Periode 2026-2027 mampu menjadi agen perpelopor moderasi beragama yang membawa kedamaian, toleransi, dan kemajuan di lingkungan madrasah maupun masyarakat luas. (ska)

