Bantul (MAN 1 Bantul) – Barisan bapak ibu guru dan pegawai MAN 1 Bantul mengikuti apel pembukaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (Pemilos) 2026 dengan penuh khidmat di MAN 1 Bantul, Rabu (2/9/2026). Sebagai tuan rumah kegiatan, MAN 1 Bantul turut melibatkan seluruh warga madrasah dalam rangkaian apel yang dihadiri oleh perwakilan OSIS dari sejumlah sekolah. Saat penghormatan dan pengibaran bendera Merah Putih, bapak ibu guru dan pegawai berdiri dengan sikap sempurna sebagai wujud penghormatan sekaligus menanamkan nilai nasionalisme kepada seluruh peserta apel.
Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kekhidmatan seluruh warga madrasah dalam mengikuti apel pembukaan Pemilos 2026. “Keteladanan bapak ibu guru dan pegawai dalam mengikuti upacara dengan penuh khidmat merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Apa yang dilakukan oleh guru dan pegawai secara tidak langsung menjadi contoh bagi murid dalam menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan menghargai setiap proses yang berlangsung di madrasah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa semangat tersebut selaras dengan tagline MAN 1 Bantul, “Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi.”
Apel pembukaan Pemilos 2026 menjadi momentum untuk memperkuat budaya demokrasi sekaligus membangun kebersamaan seluruh warga madrasah. Kekhidmatan bapak ibu guru dan pegawai saat penghormatan bendera menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya disampaikan melalui pembelajaran, tetapi juga diwujudkan melalui keteladanan dan kegiatan nyata di lingkungan madrasah. Melalui Pemilos, MAN 1 Bantul terus mendorong murid untuk belajar bertanggung jawab, menghargai perbedaan, bekerja sama, serta berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokratis. Hal tersebut menjadi bagian dari implementasi semangat “Cadas Berkelas” dalam membentuk murid yang cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi. (mln)

