Praktikum Kalorimetri Kelas XI FD 2 MAN 1 Bantul, Belajar Kimia melalui Pengalaman Langsung

Bantul (MAN 1 Bantul) — Siswa kelas XI FD 2 MAN 1 Bantul mengikuti kegiatan pembelajaran praktikum kalorimetri di Laboratorium Kimia MAN 1 Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Kependidikan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Praktikum kalorimetri pada Senin (7/9/2026) menjadi sarana bagi siswa untuk memahami konsep kalor dan perubahan suhu melalui pengalaman secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, siswa bekerja dalam kelompok, melakukan percobaan, mengamati perubahan suhu, serta mencatat data hasil pengamatan untuk selanjutnya dianalisis.

Suasana pembelajaran tampak aktif. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompok, melakukan pengamatan terhadap alat dan bahan praktikum, serta mencatat hasil percobaan pada lembar kerja. Kegiatan berkelompok tersebut sekaligus melatih kemampuan siswa dalam bekerja sama, berkomunikasi, melakukan pengukuran, dan mengolah data hasil eksperimen.

Mahasiswa Pendidikan Kimia UNY yang sedang melaksanakan Praktik Kependidikan turut mendampingi siswa selama proses pembelajaran. Pendampingan dilakukan dalam pelaksanaan prosedur praktikum, penggunaan alat dan bahan, pengamatan perubahan suhu, hingga membantu siswa memahami hasil percobaan.

Melalui praktikum ini, konsep kalorimetri yang sebelumnya dipelajari secara teoritis dapat diamati secara nyata oleh siswa. Siswa belajar memahami bahwa perubahan suhu dalam suatu proses dapat digunakan untuk menentukan besarnya kalor yang diserap atau dilepaskan.

Kegiatan praktikum juga mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Data yang diperoleh tidak sekadar dicatat, tetapi digunakan untuk melakukan perhitungan dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil eksperimen.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktikum memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi peserta didik. Menurutnya, kegiatan eksperimen tidak hanya membantu siswa memahami konsep yang dipelajari, tetapi juga melatih ketelitian, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah.

“Pembelajaran melalui praktikum memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengalami dan membuktikan secara langsung konsep yang dipelajari. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar pembelajaran semakin aktif, bermakna, dan mampu membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan,” tutur Mafrudah.

Bagi mahasiswa Pendidikan Kimia UNY, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan kompetensi kependidikan di lingkungan madrasah. Mahasiswa dapat berlatih mengelola pembelajaran, berinteraksi dengan siswa, memberikan pendampingan praktikum, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan kolaboratif.

Praktikum kalorimetri di kelas XI FD 2 diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep Kimia sekaligus menumbuhkan sikap ilmiah, ketelitian, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi positif antara MAN 1 Bantul dan Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung pembelajaran Kimia yang kontekstual dan bermakna.

Melalui pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter tersebut, MAN 1 Bantul terus mendorong terwujudnya madrasah yang CADAS BERKELAS: cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi. (nia)