Bantul(MAN 1 Bantul)–2 September 2026 Suara siswa menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi di MAN 1 Bantul. Melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Pemilos) masa bakti 2026/2027, seluruh siswa diberikan kesempatan untuk menentukan sosok yang akan memimpin OSIM selama satu periode ke depan.
Pemilos OSIM MAN 1 Bantul dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus wadah pembelajaran demokrasi bagi siswa di lingkungan madrasah.
Pemilihan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepengurusan OSIM, tetapi juga menjadi momentum bagi siswa untuk belajar menggunakan hak suara secara bertanggung jawab. Setiap pilihan yang diberikan menjadi bentuk partisipasi siswa dalam menentukan pemimpin yang dianggap mampu membawa OSIM menjadi organisasi yang lebih aktif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi warga madrasah.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa Pemilos merupakan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung mengenai proses demokrasi. Menurutnya, pengalaman memilih pemimpin sejak di lingkungan madrasah dapat menjadi pembelajaran penting dalam membangun sikap bertanggung jawab dan menghargai pilihan orang lain.
“Pemilos bukan sekadar memilih ketua dan wakil ketua OSIM, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi siswa tentang demokrasi, tanggung jawab, dan bagaimana menentukan pilihan dengan bijak. Saya berharap seluruh siswa dapat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya,” ujar Mafrudah.
Ia juga berharap pemimpin OSIM yang terpilih nantinya mampu menjalankan amanah dan membawa semangat baru bagi organisasi.
“Siapa pun yang terpilih nantinya, saya berharap dapat menjalankan amanah dengan baik, mampu bekerja sama dengan seluruh pengurus, serta membawa OSIM menjadi organisasi yang semakin aktif dan memberikan kontribusi positif bagi MAN 1 Bantul,” tambahnya.
Antusiasme juga dirasakan oleh para siswa. Salah satunya Luthfi Zainal Riziq, yang menilai Pemilos menjadi kesempatan bagi siswa untuk ikut menentukan sosok yang akan membawa OSIM ke depan.
“Menurut saya, Pemilos penting karena kita sebagai siswa diberikan kesempatan untuk memilih secara langsung siapa yang menurut kita paling mampu menjadi pemimpin OSIM. Jadi, jangan sampai suara kita disia-siakan. Kita harus memilih berdasarkan pertimbangan yang baik, bukan sekadar ikut-ikutan,” ungkap Luthfi.
Menurutnya, pemimpin OSIM membutuhkan kemampuan untuk bekerja sama dan mendengarkan aspirasi siswa.
“Saya berharap ketua dan wakil ketua OSIM yang terpilih nantinya bisa menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, mau mendengarkan aspirasi siswa, dan bisa membuat kegiatan OSIM menjadi lebih seru serta bermanfaat bagi seluruh warga madrasah,” lanjutnya.
Pelaksanaan Pemilos diharapkan dapat membangun kesadaran siswa bahwa setiap suara memiliki arti dalam menentukan masa depan organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar mengenai nilai-nilai demokrasi, mulai dari mengenal calon, mempertimbangkan pilihan, menggunakan hak suara, hingga menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif.
Dengan terlaksananya Pemilos OSIM 2026/2027, MAN 1 Bantul kembali memberikan ruang bagi siswa untuk mengambil bagian dalam proses regenerasi kepemimpinan di madrasah. Satu suara mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika suara siswa bersatu, di situlah masa depan OSIM ditentukan. Gunakan hak pilihmu, pilih dengan bijak, dan jadilah bagian dari perubahan positif di MAN 1 Bantul.(syf)

