Pembiasaan Salat Duha dan Asmaul Husna Warnai Pagi Murid MAN 1 Bantul

Bantul (MAN 1 Bantul) — Mengawali aktivitas pembelajaran dengan suasana religius, seluruh murid MAN 1 Bantul secara rutin melaksanakan salat duha berjamaah di masjid madrasah, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum pembelajaran dimulai dan dilanjutkan dengan doa bersama serta pembacaan Asmaul Husna. Pembiasaan ini menjadi bagian dari budaya madrasah yang diarahkan untuk menanamkan kedisiplinan beribadah sekaligus membangun kesiapan mental dan spiritual murid sebelum mengikuti kegiatan akademik di kelas.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pembiasaan keagamaan yang dilakukan secara konsisten merupakan salah satu cara madrasah membentuk karakter murid. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai rutinitas pagi, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan baik yang melekat dalam diri murid. Salat duha, doa, dan Asmaul Husna memberikan ruang bagi mereka untuk mengawali hari dengan mengingat Allah, menenangkan diri, serta mempersiapkan hati dan pikiran sebelum belajar. Dari pembiasaan yang sederhana dan dilakukan bersama-sama, kami ingin menumbuhkan pribadi yang disiplin, santun, dan memiliki kesadaran spiritual,” ungkapnya.

Pembiasaan tersebut sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, “Cadas Berkelas: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi”. Nilai “Agamis” dan “Berkarakter” menjadi fondasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sedangkan kebersamaan dalam beribadah turut menumbuhkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama. Melalui pembiasaan salat duha, doa, dan Asmaul Husna sebelum pembelajaran, MAN 1 Bantul berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus membentuk murid yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan, spiritualitas, sikap, dan karakter sebagai bekal dalam menjalani kehidupan. (mln)