Bukan Sekadar Rutinitas, Pembiasaan Ibadah Kelas X MAN 1 Bantul Perkuat Karakter Siswa

Bantul (MAN 1 Bantul) — Pembiasaan keagamaan sebelum pembelajaran menjadi salah satu bagian dari kehidupan peserta didik kelas X MAN 1 Bantul. Melalui rangkaian berwudu, sholat dhuha berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, dan pembinaan oleh guru/pembimbing, madrasah berupaya menanamkan nilai religius sekaligus membentuk karakter peserta didik.

Kegiatan diawali dengan peserta didik mempersiapkan diri melalui wudu. Selain menjadi bagian dari persiapan ibadah, kegiatan ini mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian diri. Peserta didik juga dibiasakan untuk melaksanakan setiap tahapan dengan tertib dan bertanggung jawab.

Setelah seluruh peserta didik siap, sholat dhuha dilaksanakan secara berjamaah. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan dalam beribadah sekaligus memperkuat kebersamaan. Peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib sebelum kemudian melanjutkan rangkaian pembiasaan berikutnya.

Pembacaan Asmaul Husna menjadi kegiatan selanjutnya. Peserta didik bersama-sama melafalkan nama-nama Allah Swt. dalam suasana yang tenang. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt. dan menjadi pengingat agar peserta didik senantiasa membawa nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas.

Rangkaian pembiasaan kemudian dilengkapi dengan penyampaian pembinaan oleh guru/pembimbing. Pembinaan menjadi sarana untuk memberikan arahan sekaligus penguatan karakter kepada peserta didik. Berbagai nilai seperti disiplin, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, kebersamaan, dan penghormatan kepada orang lain menjadi bagian yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembiasaan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian kompetensi akademik. Peserta didik juga mendapatkan penguatan dalam aspek karakter dan spiritual sehingga diharapkan mampu berkembang menjadi pribadi yang memiliki ilmu sekaligus akhlak.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan pembiasaan positif di lingkungan madrasah.

“Kegiatan pembiasaan akan memberikan dampak ketika dilakukan secara konsisten dan dihayati maknanya. Kami ingin siswa memahami bahwa ibadah, kedisiplinan, kebersihan, sopan santun, dan tanggung jawab merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, pembiasaan yang dilakukan sejak kelas X diharapkan dapat menjadi fondasi bagi peserta didik selama menempuh pendidikan di MAN 1 Bantul. Nilai-nilai tersebut diharapkan semakin kuat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan kedewasaan peserta didik.

Setelah pembinaan selesai, peserta didik melanjutkan kegiatan pembelajaran sesuai jadwal. Dengan diawali rangkaian kegiatan yang bersifat religius dan pembinaan karakter, kelas X MAN 1 Bantul terus diarahkan untuk tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab. (wnd)