KUA Bantul Bekali Siswi MAN 1 Bantul Pemahaman tentang Bersuci pada Kajian Keputrian

Bantul (MAN 1 Bantul) — Pemahaman mengenai bersuci menjadi salah satu materi penting dalam pembinaan keagamaan peserta didik putri. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan kajian keputrian MAN 1 Bantul yang menghadirkan pemateri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bantul pada Jumat (11/9/2026).

Kajian keputrian dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan yang secara khusus memberikan ruang kepada peserta didik putri untuk memperdalam pengetahuan dan pemahaman mengenai ajaran agama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam kajian tersebut, pemateri dari KUA Bantul membahas mengenai bersuci. Materi diberikan untuk membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian diri sebagai bagian dari kehidupan seorang muslim.

Bersuci memiliki kedudukan penting dalam pelaksanaan ibadah. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai tata cara bersuci diperlukan agar peserta didik dapat menjalankan ibadah sesuai dengan ketentuan agama. Melalui kajian tersebut, peserta didik mendapatkan penjelasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan bersuci dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Materi disampaikan secara komunikatif dengan mengaitkan pembahasan pada pengalaman dan kondisi yang dapat ditemui peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian yang kontekstual membuat peserta didik lebih mudah memahami pentingnya bersuci sekaligus mengetahui penerapannya secara tepat.

Selain aspek kesucian untuk keperluan ibadah, pembahasan juga menguatkan kesadaran peserta didik untuk senantiasa menjaga kebersihan diri. Kebersihan dan kesucian menjadi bagian dari pembentukan kebiasaan hidup yang baik sekaligus mendukung terbentuknya pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.

Peserta didik tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka menyimak penjelasan pemateri dan mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Kehadiran pemateri dari KUA Bantul juga memberikan perspektif yang lebih luas mengenai penerapan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan kajian keputrian tersebut.

“Kajian keputrian merupakan salah satu bentuk pembinaan yang sangat bermanfaat bagi siswa. Materi bersuci penting dipahami dengan baik karena berkaitan dengan kebersihan, kesucian, dan pelaksanaan ibadah. Kami berterima kasih kepada KUA Bantul yang telah memberikan penguatan keagamaan kepada peserta didik,” tuturnya.

Melalui kegiatan kajian keputrian, MAN 1 Bantul berharap peserta didik putri memiliki pemahaman keagamaan yang lebih baik serta mampu menerapkannya secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan, akhlak, dan kesadaran beragama. (wnd)