Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sinergi Aplikasi MAGIS dalam Supervisi Pembelajaran dengan tema “Akselerasi Layanan, Transparansi, dan Efektivitas Pengawasan” pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan Sumarna, S.Pd., M.Pd. sebagai pemateri.
Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memperkuat pelaksanaan supervisi pembelajaran melalui pemanfaatan aplikasi MAGIS. Selain mendukung akselerasi layanan dan transparansi, pemanfaatan aplikasi dalam supervisi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan serta membantu pendidik melakukan evaluasi dan perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan.
Dalam penyampaiannya, Sumarna menekankan bahwa refleksi memiliki peran penting dalam mendorong perubahan. Refleksi tidak sekadar menjadi kegiatan untuk melihat kembali apa yang telah dilakukan, tetapi menjadi proses untuk memahami pengalaman, menemukan pembelajaran, serta menentukan langkah perbaikan yang lebih tepat.
Sumarna menjelaskan empat pilar bagaimana refleksi dapat mendorong perubahan. Pilar pertama adalah memutus mode autopilot. Refleksi membantu seseorang berhenti sejenak dari kebiasaan melakukan sesuatu secara otomatis sehingga dapat kembali menyadari proses, keputusan, dan tindakan yang telah dilakukan.
Pilar kedua adalah mengubah pengalaman menjadi pengetahuan. Melalui refleksi, berbagai pengalaman yang telah dilalui tidak berhenti sebagai peristiwa, tetapi dapat diolah menjadi pembelajaran yang dapat digunakan untuk menghadapi situasi berikutnya.
Pilar ketiga adalah menjadi kompas arah perubahan. Refleksi membantu seseorang mengenali bagian yang sudah berjalan dengan baik sekaligus menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, hasil refleksi dapat menjadi dasar dalam menentukan arah perubahan dan langkah tindak lanjut.
Pilar keempat adalah membangun resiliensi. Menurut Sumarna, refleksi membantu seseorang menghadapi tantangan dengan lebih adaptif karena pengalaman yang telah dilalui dapat menjadi sumber pembelajaran untuk bangkit, memperbaiki diri, dan terus berkembang.
Melalui empat pilar tersebut, refleksi dalam supervisi pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada proses evaluasi, tetapi mampu menghasilkan perubahan nyata dalam praktik pembelajaran. Hasil supervisi dapat menjadi bahan bagi pendidik untuk mengenali kekuatan, menemukan area penguatan, serta menyusun langkah perbaikan secara berkelanjutan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa supervisi pembelajaran perlu dipandang sebagai bagian dari proses pengembangan profesional pendidik. Pemanfaatan teknologi melalui aplikasi MAGIS diharapkan dapat memperkuat proses tersebut sehingga data dan hasil supervisi dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan.
“Supervisi bukan sekadar melihat dan menilai, tetapi menjadi bagian dari proses untuk terus belajar dan melakukan perbaikan. Melalui refleksi, hasil supervisi dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” tuturnya.
Kegiatan Bimtek Sinergi Aplikasi MAGIS tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya refleksi di lingkungan MAN 1 Bantul. Dengan layanan yang lebih terarah, transparan, dan efektif, madrasah terus mendorong pendidik untuk berkembang serta menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul melalui CADAS BERKELAS, yakni membangun madrasah yang cerdas, agamis, demokratis, adaptif, smart, berkarakter, cinta lingkungan, dan anti diskriminasi.(wnd)

