Bootcamp Youngpreneur, Murid MAN 1 Bantul Dapatkan Inspirasi Kewirausahaan dari Angling Indra Pangestu

Bantul (MAN 1 Bantul) – Murid MAN 1 Bantul mengikuti kegiatan Bootcamp Youngpreneur yang menghadirkan Angling Indra Pangestu sebagai salah satu pembicara di Litto Jogja, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para murid untuk mendapatkan wawasan dan inspirasi langsung dari pembicara yang hadir dalam kegiatan kewirausahaan tersebut.

Dalam pemaparannya, Angling Indra Pangestu berbagi wawasan dan pengalaman yang berkaitan dengan dunia kewirausahaan kepada para peserta. Kehadiran pembicara memberikan kesempatan kepada murid untuk mendapatkan sudut pandang baru mengenai bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi gagasan yang memiliki nilai dan peluang untuk diwujudkan.

Murid MAN 1 Bantul mengikuti sesi tersebut dengan antusias. Mereka mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas, sekaligus dapat menyimak secara langsung berbagai pengalaman dan pemikiran yang disampaikan dalam kegiatan Bootcamp Youngpreneur.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pengembangan keterampilan murid, khususnya dalam membangun keberanian untuk menyampaikan ide, berpikir kreatif, serta mengenali berbagai peluang di lingkungan sekitar. Pembelajaran melalui pengalaman langsung diharapkan dapat membantu murid mengembangkan potensi dan minat mereka di bidang kewirausahaan.

Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan murid dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap kesempatan mengikuti kegiatan seperti ini dapat memperluas wawasan anak-anak dan memberikan inspirasi baru bagi mereka. Bertemu langsung dengan para pembicara dan peserta lain tentu menjadi pengalaman yang berharga untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta semangat mereka dalam mengembangkan ide,” tuturnya.

Melalui keikutsertaan dalam Bootcamp Youngpreneur, MAN 1 Bantul terus memberikan ruang kepada murid untuk belajar dari berbagai pengalaman, mengenal dunia kewirausahaan, dan mengembangkan potensi diri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah membentuk generasi CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi). (ynb)