ASTS Fiqih MAN 1 Bantul Berlangsung Lancar, Peserta Didik Ikuti Asesmen dengan Kondusif

Bantul (MAN 1 Bantul) — Pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 di MAN 1 Bantul terus berlangsung sesuai jadwal. Pada Selasa (29/9/2026), peserta didik kelas XII FL 7 dan XI FD 5 mengikuti asesmen mata pelajaran Fiqih dengan tertib, lancar, dan kondusif.

Pelaksanaan asesmen berlangsung dalam suasana yang tenang. Peserta didik dari kedua kelas mengikuti arahan sebelum asesmen dimulai, kemudian mengerjakan soal secara mandiri dengan penuh konsentrasi. Kondisi ruang asesmen yang kondusif memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyelesaikan soal sesuai dengan kemampuan masing-masing.

ASTS merupakan bagian dari proses evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan untuk mengetahui capaian belajar peserta didik. Pada mata pelajaran Fiqih, asesmen menjadi salah satu sarana untuk melihat pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari selama proses pembelajaran.

Selain mengukur capaian akademik, pelaksanaan ASTS juga menjadi momentum untuk membangun karakter peserta didik. Sikap disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan kemandirian terus ditekankan selama proses asesmen. Peserta didik diharapkan mampu mengerjakan soal berdasarkan kemampuan sendiri serta mematuhi tata tertib yang berlaku.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kelancaran pelaksanaan ASTS merupakan hasil dari kesiapan dan kerja sama berbagai pihak di madrasah. Ia berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti asesmen dengan tenang dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses untuk mengetahui perkembangan belajar mereka.

“Yang terpenting dalam asesmen adalah prosesnya. Anak-anak harus belajar bertanggung jawab terhadap apa yang sudah dipelajari, mengerjakan dengan jujur, dan tidak perlu merasa terbebani. Jadikan hasil asesmen sebagai bahan untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu ditingkatkan,” tutur Mafrudah.

Mafrudah juga menekankan bahwa evaluasi tidak hanya menjadi tanggung jawab peserta didik. Guru dapat memanfaatkan hasil asesmen sebagai bahan refleksi untuk melihat ketercapaian materi dan menentukan penguatan yang diperlukan pada pembelajaran berikutnya.

Pelaksanaan ASTS yang berjalan lancar menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara peserta didik, guru, pengawas, dan pihak madrasah. Seluruh unsur tersebut memiliki peran dalam menciptakan suasana asesmen yang tertib, nyaman, dan mendukung peserta didik untuk memberikan kemampuan terbaiknya.

Bagi peserta didik kelas XI FD 5 dan XII FL 7, pelaksanaan ASTS Fiqih menjadi salah satu pengalaman untuk melatih kesiapan menghadapi evaluasi akademik sekaligus menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul mewujudkan semangat “CADAS BERKELAS”, yaitu Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai cerdas dan berkarakter diharapkan tidak hanya terlihat dari capaian akademik, tetapi juga dari sikap peserta didik selama mengikuti seluruh proses pendidikan di madrasah.

(wnd)