Kepala MAN 1 Bantul Hadiri Pembukaan OMI dan PKM 2026 Tingkat DIY

Bantul (MAN 1 Bantul) — Kepala MAN 1 Bantul, Hj. Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menghadiri Pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 yang digelar di MAN 1 Yogyakarta, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kompetisi madrasah tingkat DIY. Pembukaan diikuti oleh jajaran Kanwil Kemenag DIY, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, kepala madrasah negeri dan swasta, serta unsur terkait lainnya.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan rangkaian acara pembukaan dan sambutan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, H. Sidik Pramono, sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan OMI dan PKM tingkat DIY Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Sidik Pramono menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran dalam setiap pertandingan maupun kompetisi. Prestasi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses, karakter, dan integritas yang ditunjukkan para peserta.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, menyambut positif pelaksanaan OMI dan PKM sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya prestasi di lingkungan madrasah. Menurutnya, kompetisi bukan sekadar tentang memperoleh gelar juara, melainkan juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik.

“OMI dan PKM menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan, sekaligus belajar tentang sportivitas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Prestasi yang baik tentu harus lahir dari proses pembinaan yang konsisten,” tutur Mafrudah.

Ia menambahkan bahwa semangat berkompetisi perlu berjalan seiring dengan doa dan ikhtiar. Madrasah memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi murid dalam mengembangkan bakat dan minatnya.

“Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, dan tetap berdoa. Apa pun hasilnya, proses perjuangan dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” imbuhnya.

Kehadiran Kepala MAN 1 Bantul dalam pembukaan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan madrasah terhadap penguatan budaya prestasi di tingkat DIY. Semangat tersebut selaras dengan pengembangan karakter CADAS BERKELAS MAN 1 Bantul—Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi—yang menempatkan prestasi dan karakter sebagai bagian yang tidak terpisahkan.

OMI dan PKM Tingkat DIY Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem kompetisi yang sehat di madrasah. Lebih dari sekadar mengejar podium, ajang ini menjadi ruang untuk menumbuhkan generasi madrasah yang berprestasi, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Maf)