Asah Percaya Diri, Dua Siswa MAN 1 Bantul Siap Unjuk Kemampuan di PKM 2026

Bantul (MAN 1 Bantul) – Menjelang pelaksanaan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026, semangat berlatih terpancar dari dua siswa MAN 1 Bantul yang akan berlaga dalam lomba pidato BahasaInggris. Mereka adalah Achmad Rafii Pratama, siswa kelas XI FD 2, dan Nieno Angel Firhauza, siswa kelas X E 5.

PKM 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–30 September 2026. Untuk menghadapi ajang tersebut, kedua siswa terus mematangkan persiapan melalui latihan yang dilakukan secara intensif. Tidak sekadar menghafalkan teks, mereka berlatih bagaimana menyampaikan gagasan dengan artikulasi yang jelas, intonasi yang tepat, ekspresi yang meyakinkan, serta gesture yang mendukung pesan pidato.

Latihan berlangsung dalam suasana serius tetapi tetap menyenangkan. Setiap penampilan dievaluasi untuk menemukan bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki. Mulai dari pronunciation, fluency, pengaturan tempo berbicara, hingga keberanian melakukan kontak mata terus diasah agar penampilan saat perlombaan nanti semakin percaya diri.

Bagi Achmad Rafii dan Nieno, mengikuti lomba pidato Bahasa Inggris bukan hanya tentang meraih prestasi. Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi sekaligus melatih mental tampil di depan publik.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada kedua siswa yang telah bersiap membawa nama madrasah dalam ajang PKM 2026.

“Kompetisi bukan semata-mata tentang menjadi juara. Yang tidak kalah penting adalah keberanian siswa untuk mencoba, berlatih, tampil, dan belajar dari setiap proses yang mereka jalani. Kami berharap Achmad Rafii dan Nieno dapat tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya.

Menurutnya, kesempatan mengikuti kompetisi merupakan bagian dari proses pendidikan yang dapat membentuk karakter siswa. Kedisiplinan dalam berlatih, keberanian menghadapi tantangan, kemampuan menerima masukan, serta semangat untuk terus memperbaiki diri merupakan pengalaman berharga yang akan bermanfaat bagi siswa di masa depan.

Dukungan pun terus diberikan agar kedua peserta dapat mempersiapkan penampilan secara maksimal. Guru pembimbing mendampingi proses latihan, memberikan evaluasi, sekaligus memotivasi keduanya untuk tidak takut melakukan kesalahan selama proses belajar.

Kini, hitungan menuju panggung PKM 2026 semakin dekat. Achmad Rafii dan Nieno terus mengasah kemampuan, memantapkan materi, dan membangun kepercayaan diri.

Bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi berani tampil, berani mencoba, dan berani membawa nama madrasah. Itulah semangat yang dibawa dua siswa MAN 1 Bantul menuju Pekan Kompetisi Madrasah 2026.

Selamat berlatih, Achmad Rafii dan Nieno! Tampil percaya diri, berikan yang terbaik, dan jadikan panggung PKM sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang. (Sof)