Buka Peluang Kerja Global, Kepala MAN 1 Bantul Hadiri Rakernas EXTRANAS Ke-8 di Lamongan

LAMONGAN (MAN 1 Bantul) — Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menghadiri agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kepala Madrasah MA Plus Keterampilan dan MAKN dalam rangkaian acara EXTRANAS Ke-8 Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Kemitraan Dunia Usaha dan Dunia Industri” tersebut diselenggarakan pada Jumat (11/9/2026) di Hotel Grand Wisma Lamongan.

Rakernas ini menghadirkan narasumber Direktur Penempatan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Ahnas, S.Ag., M.Si.. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan materi strategis mengenai peningkatan serapan lulusan madrasah di dunia kerja skala nasional maupun internasional.

Ahnas menegaskan komitmen pemerintah untuk membawa MA Plus Keterampilan menembus pasar global (go international). Lulusan madrasah diupayakan mampu menangkap peluang bekerja di luar negeri secara profesional dengan pendapatan yang menjanjikan. Untuk mendukung hal tersebut, para alumni akan dibekali pendampingan keilmuan secara gratis dari pemerintah, yang mencakup fasilitas peningkatan pelatihan keterampilan serta uji kompetensi berstandar internasional.

Kehadiran Kepala MAN 1 Bantul dalam Rakernas ini menjadi langkah nyata dalam menyerap program strategis guna membuka jalan karir global bagi para peserta didik.

Usai mengikuti sesi Rakernas, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut positif program kemitraan dan peluang karir internasional yang dipaparkan oleh pihak KP2MI.

“Peluang kerja internasional yang didukung pendampingan gratis dan sertifikasi kompetensi dari pemerintah ini merupakan kabar gembira bagi alumni MA Plus Keterampilan, termasuk MAN 1 Bantul. Program ini sangat beriringan dengan tagline kebanggaan madrasah kita, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi),” ujar Mafrudah.

Beliau menguraikan bahwa kesiapan menembus pasar kerja global membutuhkan kombinasi kompetensi yang utuh. “Lulusan yang Cerdas, Smart, dan Adaptif akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia kerja dan industri global. Namun, keahlian teknis tersebut harus ditopang oleh kepribadian yang Berkarakter mulia dan berlandaskan nilai Agamis agar tetap memiliki benteng moral saat berkiprah di luar negeri. Selain itu, keterbukaan kesempatan ini berlaku secara inklusif dengan prinsip Demokratis dan Anti Diskriminasi bagi seluruh siswa yang berprestasi, sembari tetap menjaga nilai kesadaran Cinta Lingkungan di mana pun mereka berada. Semoga kerja sama ini menjadi jembatan sukses bagi para alumni MAN 1 Bantul,” pungkasnya. (ska)