BANTUL (MAN 1 Bantul) — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan senantiasa mewarnai lorong depan gerbang MAN 1 Bantul pada Rabu pagi (16/9/2026). Tim guru piket pagi berdiri berjejer rapi untuk menyambut dan menyapa kedatangan para peserta didik yang memasuki area madrasah.
Dengan pendar senyum dan sapaan yang ramah, para guru piket menyambut setiap siswa yang melintas di lorong. Berdasarkan pantauan di lokasi, para siswa menyambut kehangatan tersebut dengan penuh takzim—membungkukkan badan, tersenyum, serta menjabat dan mencium tangan para guru sebagai bentuk rasa hormat dan etika mulia peserta didik kepada pendidiknya. Kegiatan rutin ini bertujuan untuk menanamkan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) sekaligus membakar semangat positif siswa sebelum memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi tim piket guru dalam menyambut para siswa setiap pagi. Beliau menegaskan bahwa interaksi harmonis di pagi hari merupakan bagian dari pembiasaan karakter unggul di madrasah.
“Penyambutan siswa oleh tim piket pagi di lorong gerbang ini merupakan wujud nyata penanaman nilai-nilai utama yang tertuang dalam tagline kebanggaan madrasah kita, CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart; Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi),” tutur Mafrudah.
Lebih lanjut, beliau menguraikan keterkaitan budaya pagi ini dengan pembentukan kepribadian siswa. “Sikap tawaduk dan kesantunan anak-anak saat menyalami guru mencerminkan pribadi yang Berkarakter mulia serta berlandaskan nilai Agamis. Para guru menyambut seluruh siswa secara setara tanpa membeda-bedakan, mengamalkan prinsip Anti Diskriminasi dan semangat Demokratis. Lingkungan madrasah yang bersih dan asri menumbuhkan rasa Cinta Lingkungan, sehingga menghadirkan suasana belajar yang nyaman agar siswa siap tumbuh menjadi pribadi yang Cerdas, Smart, serta Adaptif dalam menyerap ilmu dan menghadapi tuntutan masa depan,” pungkasnya. (ska)

