MAN 1 Bantul Gelar Rapat Dinas, Bimtek KBC, dan Pelatihan Platform MAGIS

Bantul (MAN 1 Bantul) — MAN 1 Bantul menggelar Rapat Dinas sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pelatihan platform MAGIS pada Jumat (25/09/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan serta guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Bantul.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, serta mengembangkan tata kelola supervisi pembelajaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Materi pertama bertajuk “Integrasi KBC dalam Pembelajaran: Mewujudkan Suasana Kelas Ceria dan Menumbuhkan Karakter Positif Siswa” disampaikan oleh Heni Prilantari, S.Pd., M.Pd. Dalam materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai cinta ke dalam proses pembelajaran sehingga tercipta suasana kelas yang menyenangkan, positif, dan mampu mendukung tumbuhnya karakter peserta didik.

Implementasi KBC tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran yang humanis, penuh kepedulian, menghargai keberagaman, dan mendorong peserta didik untuk berkembang secara optimal.

Materi kedua dilanjutkan dengan “Sinergi Aplikasi MAGIS dalam Supervisi Pembelajaran: Akselerasi Layanan, Transparansi, dan Efektivitas Pengawasan” yang disampaikan oleh Sumarna, S.Pd., M.Pd.

Melalui platform MAGIS, pengawas atau pendamping satuan pendidikan dapat melakukan pendampingan madrasah secara lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Platform tersebut juga melibatkan kepala madrasah dan guru dalam melakukan refleksi serta merancang program peningkatan mutu pembelajaran dengan lebih mudah dan terarah.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga madrasah mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses supervisi dan peningkatan mutu pembelajaran. Dengan pemanfaatan platform MAGIS, proses pendampingan diharapkan menjadi lebih sistematis, terdokumentasi, transparan, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum penting bagi madrasah untuk terus melakukan penguatan terhadap kualitas pembelajaran dan tata kelola pendidikan.

“KBC mengajarkan kepada kita bahwa pembelajaran tidak hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga bagaimana menghadirkan rasa cinta, kepedulian, penghargaan, dan keteladanan dalam proses pendidikan. Sementara itu, pemanfaatan MAGIS menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk menghadirkan supervisi pembelajaran yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ungkap Mafrudah.

Menurutnya, sinergi antara penguatan karakter melalui KBC dan pemanfaatan teknologi melalui platform MAGIS dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu madrasah.

Kegiatan Rapat Dinas, Bimtek KBC, dan pelatihan MAGIS tersebut juga sejalan dengan semangat dan tagline MAN 1 Bantul, yaitu “CADAS Berkelas” yang merupakan akronim dari Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminatif.

Nilai-nilai tersebut terus diupayakan untuk hadir dalam setiap program dan aktivitas madrasah. Penguatan KBC menjadi sarana untuk menumbuhkan karakter positif dan budaya saling menghargai, sedangkan pemanfaatan MAGIS menjadi langkah adaptif dan smart dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan serta supervisi pembelajaran.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN 1 Bantul berkomitmen untuk terus bergerak melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta. CADAS Berkelas tidak sekadar menjadi tagline, tetapi menjadi semangat bersama dalam menghadirkan madrasah yang semakin maju dan bermutu. (kno)