Bantul (MAN 1 Bantul) – Pemanfaatan teknologi terus dikembangkan MAN 1 Bantul untuk mendukung layanan pendidikan yang efektif dan tertib. Salah satunya melalui penerapan absensi digital bagi peserta didik dengan melakukan scan barcode kehadiran melalui JMD pada Selasa (1/9/2026).
Sejak pagi, peserta didik melakukan pemindaian barcode sebagai bagian dari prosedur kehadiran harian. Sistem tersebut menjadi salah satu upaya madrasah dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pencatatan kehadiran yang lebih praktis, terstruktur, dan efisien.
Penerapan absensi digital melalui JMD juga mendorong peserta didik untuk lebih disiplin dalam mencatat kehadiran. Peserta didik dibiasakan untuk melakukan absensi secara mandiri sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sehingga terbentuk kesadaran akan pentingnya ketepatan waktu dan tanggung jawab.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa digitalisasi absensi merupakan bagian dari upaya madrasah untuk meningkatkan efektivitas layanan sekaligus membangun budaya disiplin peserta didik.
“Pemanfaatan JMD untuk absensi merupakan salah satu bentuk adaptasi madrasah terhadap perkembangan teknologi. Kami berharap peserta didik tidak hanya terbiasa menggunakan teknologi, tetapi juga memahami bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk membangun kedisiplinan dan tanggung jawab,” ungkap Mafrudah.
Melalui penerapan absensi berbasis digital, proses pencatatan kehadiran diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mendukung pengelolaan data peserta didik di madrasah. Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya MAN 1 Bantul menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pemanfaatan JMD dalam absensi harian sejalan dengan semangat MAN 1 Bantul dalam menghadirkan layanan madrasah berbasis teknologi, sekaligus memperkuat karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, dan adaptif.
Dengan langkah sederhana melalui scan barcode, MAN 1 Bantul terus mendorong transformasi digital dalam kehidupan madrasah.
(wnd)

