Bantul (MAN 1 Bantul) — Peluncuran Pemilos Serentak 2026 jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bantul yang diselenggarakan di MAN 1 Bantul pada Rabu (2/9/2026) pukul 07.00-09.00 berjalan dengan lancar dan khidmat. Kegiatan yang mengusung semangat demokrasi bagi generasi muda tersebut diawali dengan apel yang dilaksanakan di lapangan MAN 1 Bantul.
Apel diikuti oleh murid dan keluarga besar MAN 1 Bantul serta sejumlah tamu undangan. Rangkaian apel berlangsung tertib, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars KPU dan Mars MAN 1 Bantul.
Dalam apel tersebut, Ketua KPU Kabupaten Bantul menyampaikan informasi dan pesan terkait pelaksanaan Pemilos Serentak 2026. Pemilos menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi murid untuk mengenal proses pemilihan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Rangkaian apel kemudian dilanjutkan dengan amanat yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., M.M., yang mewakili Bupati Bantul. Amanat tersebut menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini serta menjadikan Pemilos sebagai sarana pendidikan politik bagi generasi muda.
Suasana apel semakin semarak dengan pelepasan empat pasang burung perkutut sebagai simbol dimulainya Peluncuran Pemilos Serentak 2026. Prosesi tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di MAN 1 Bantul.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Bupati Menyapa yang berlangsung di aula MAN 1 Bantul. Meskipun Bupati Bantul berhalangan hadir secara langsung, kegiatan tetap berlangsung dengan diwakili oleh Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., M.M.
Bupati Menyapa menjadi ruang interaksi dan dialog antara pemerintah daerah dengan warga madrasah serta para tamu undangan. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Peluncuran Pemilos Serentak 2026.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan. Menurut Mafrudah, menjadi tempat penyelenggaraan Peluncuran Pemilos Serentak 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi madrasah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Kami merasa bangga MAN 1 Bantul dipercaya menjadi tempat pelaksanaan Peluncuran Pemilos Serentak 2026. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi juga memberikan pengalaman demokrasi yang bermakna bagi murid,” ungkap Mafrudah.
Mafrudah menambahkan bahwa keterlibatan murid dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter. Murid tidak hanya menyaksikan proses demokrasi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam berbagai tugas dan rangkaian kegiatan.
Peluncuran Pemilos Serentak 2026 menjadi momentum penting dalam memberikan pengalaman demokrasi kepada generasi muda Bantul. Melalui Pemilos, murid diharapkan mampu memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab sekaligus menghargai perbedaan pilihan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat CADAS BERKELAS MAN 1 Bantul, khususnya nilai Demokratis dan Berkarakter. Melalui pengalaman langsung dalam kegiatan demokrasi, madrasah terus mendorong murid untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu menghargai keberagaman.
Dengan terlaksananya apel dan Bupati Menyapa secara lancar, Peluncuran Pemilos Serentak 2026 di MAN 1 Bantul menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan Pemilos di berbagai satuan pendidikan jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bantul. (ars)

